Turunkan berat badan dengan diet ketogenik

diet ketogenikPuluhan bahkan mungkin ratusan metode diet yang dikenal di dunia ini, beberapa diantaranya telah kita ulas bersama-sama kemarin. Kali ini kita akan kembali membahas salah satu metode diet yang cukup populer di dunia.

Ketogenik, begitu metode ini pertama kali dikenalkan. Tehnik ini bukan saja dapat mengatasi masalah kegemukan namun juga sering dijadikan sebagai cara untuk mengatasi epilepsi.

Salah satu tehnik yang membuat sistem metabolisme bekerja sedemikian rupa sehingga lemak yang terbakar bisa dalam jumlah yang sangat besar, rahasia dibalik keefektifan ketogenik terletak pada larangan mengkonsumsi makanan berlemak dan karbohidrat tinggi.

Berikut adalah penjelasan lengkap tentang diet ketogenik, salah satu metode diet yang tidak kalah populer dengan metode lainnya.

Hubungan metabolisme dan karbohidrat

Agar metode ini mudah kita pahami, terlebih dahulu perlu diketahui tentang hubungan antara metabolisme tubuh dengan asupan karbohdrat.

Sistempencernaan manusia memecah karbohidrat yang masuk menjadi gula yang kemudian diubah menjadi glukosa atau gula darah. Glukosa ini digunakan tubuh sebagai sumber energi dan mengabaikan lemak serta senyawa lainnya.

Dengan membatasi asupan karbohidrat maka glukosa dapat ditekan sedemikian rupa sehingga jumlahnya tidak cukup untuk dijadikan sumber energi oleh tubuh, keadaan ini membuat tubuh mengambil senyawa lain seperti lemak untuk diubah menjadi energi.

Proses ini sangat menguntungkan bagi kita karena lemak akan dibakar dan diubah menjadi energi, jika kondisi ini dapat kita pertahankan maka berat tubuh dapat segera turun secara sehat.

Istilah keton sendiri berasal dari proses pengubahan lemak menjadi energi, saat tubuh tidak mendapatkan glokusa yang cukup maka akan secara otomatis mengubah lemak menjadi keton.

Keton inilah yang pada akhrinya digunakan tubuh sebagai sumber energi. Dari sini kita telah mengetahui tentang cara kerja diet ini dalam menurunkan berat badan.

Tinjauan medis

Berbagai penelitian terkait dengan tehnik ini telah dilakukan, hasilnya adalah metode ini lebih cepat dalam menurunkan berat badan dibanding dengan metode lain seperti diet rendah lemak.

Perlu dicatat bahwa pengguna dapat melihat hasilnya hanya dalam 6 bulan pertama, sedangkan untuk diet rendah lemak baru bisa sejajar dengan hasil yang ditunjukkan oleh ketogenik dalam dua tahun kemudian.

Keampuhan dan keefektifan metode ini memang telah banyak diakui dalam dunia kesehatan, namun meskipun demikian setiap metode tidak akan luput dari kelemahan dan kekurangan.

Oleh sebab itu kita harus tetap berkonsultasi dengan ahli gizi dan kebugaran sebelum menentukan metode mana yang akan kita jalankan. Ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Untuk mendapat hasil memuaskan, silahkan buka dan baca beberapa artikel penting berikut ini [Baca: Diet harian untuk menurunkan berat badan].

tags: