Sepuluh Bahan Kimia Dalam Produk Kecantikan – Bagian 1

bahan kimia dalam produk kecantikanJika kita membeli suatu produk perawatan kulit, maka kandungannya bisa dilihat pada label yang tertera. Membaca label sebelum membeli suatu produk wajib hukumnya agar kita tahu jika ada bahan yang berbahaya dalam produk tersebut.

Namun sering kali kita justru terkendala dengan minimnya informasi atau penjelasan tentang bahan yang tertera dalam kemasan suatu produk. Nama yang asing dan hanya diketahui oleh para ahli membuat konsumen kesulitan dalam menentukan pakah bahan tersebut aman digunakan untuk kulit mereka.

Karena alasan itulah maka dalam kesempatan kali ini, kami akan mengulas tentang bahan paling umum yang ditemukan dalam produk perawatan kulit beserta penjelasan lengkapnya.

Berikut adalah sepuluh bahan kimia dalam produk kecantikan yang mungkin tidak banyak diketahui tentang efek, manfaat atau bahayanya.

1. Peptida

Senyawa ini merupakan protein aktif yang menjadi bagian dari rantai asam amino, mereka akan masuk ke kulit dan mulai bereaksi dalam sel kulit pengunanya.

Ketika seseorang menggunakan produk atau krim kulit yang mengandung peptida, maka senyawa tersebut akan masuk ke dalam sel kulit dan memicu produksi kolagen, mengurangi warna kemerahan pada kulit dan meningkatkan kelenturan atau kekencangan kulit.

2. Retinol

Retinol merupakan bentuk lain vitamin A yang dapat meningkatkan produksi kolagen serta mendorong regenerasi pada kulit. Kolagen dan regenerasi kulit merupakan dua kunci utama untuk mendapatkan kulit kencang, mulus dan bebas tanda penuaan.

Oleh sebab itu senyawa ini biasanya ditemukan dalam obat anti jerawat, pengencang kulit, beberapa jenis lotion dan lain sebagainya.

3. Ceramides

Ceramides merupakan salah satu jenis molekul lipid yang biasanya ditemukan pada lapisan kulit terluar. Molekul ini bekerja sebagai pelindung agar kelembaban kulit tetap stabil.

Manfaat bahan ini dalam produk kecantikan adalah mengembalikan kelembaban kulit yang hilang, mengatasi kulit kering, menghaluskan sekaligus mengencangkannya.

4. Asam alpha lipoic

Pada awalnya alpha lipoic merupakan asam yang diproduksi oleh tubuh yang berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah tanda penuaan.

Dalam dunia kecantikan, asam ini dikenal sebagai antioksidan terkuat dalam hal pencegahan terhadap tanda penuaan. Cara kerjanya adalah dengan memperbaiki jaringan kulit yang mengalami kerusakan sekaligus mencegah masalah itu terulang kembali.

5. Pitera

Pitera adalah cairan yang dihasilkan dari fermentasi ragi yang mengandung mineral penting dan vitamin. Ketika seorang wanita menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung pitera, maka saat itu juga pitera masuk ke dalam lapisan kulit dan membantu meningkatkan kelembaban serta tekstur kulit.

Hal ini memicu proses regenerasi teratur sehingga lapisan kulit terluar akan mengalami pengelupasan alami lalu kemudian diganti dengan lapisan baru sehingga kulit akan selalu tampak kencang, mulus dan bersih.

Lima senyawa di atas merupakan bahan aktif yang sering ditemukan dalam berbagai produk perawatan kulit. Untuk mengetahui lima bahan lainnya, silahkan baca di halaman berikut ini.

tags: