Sembilan Kebiasaan Buruk yang Merusak Kulit Sensitif

kebiasaan buruk yang merusak kulit sensitifMemiliki kulit sensitif memang sedikit lebih sulit karena tipe kulit seperti ini sangat mudah terkena iritasi dan masalah lainnya. Banyak faktor yang dapat mengiritasi kulit sensitif.

Dari sekian banyak hal tersebut, ada sembilan kebiasaan yang duduk di urutan teratas sebagai hal yang paling sering membuat kulit sensitif mengalami iritasi.

Berikut adalah sembilan kebiasaan buruk yang merusak kulit sensitif seperti kami kutip dari beberapa sumber.

Terlalu sering menggunakan air hangat saat mandi

Penggunaan air hangat sama sekali tidak dilarang, namun terlalu sering menggunakan air hangat pada saat mandi membuat kulit kehilangan kelembaban alaminya.

Ketika kelembaban alami kulit berkurang, maka kulit akan menjadi kering dan lebih sensitif. Inilah kenapa banyak pakar kulit merekomendasikan untuk mengurangi penggunaan air hangat ketika mandi.

Stres

Stres yang tidak dikelola dengan baik berdampak langsung pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, kulit termasuk salah satu bagian tubuh yang menerima efek buruk tersebut.

Bila kondisi ini dialami oleh orang berkulit sensitif, maka efeknya akan lebih terasa dibanding pada jenis kulit lainnya.

Tidak hati-hati saat mengkonsumsi makanan

Jenis makanan yang dapat memperburuk keadaan kulit sensitif adalah makanan pedas, bagi anda yang memiliki tipe kulit seperti ini dianjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan pedas.

Berlebihan dalam menggunakan produk perawatan kulit

Kulit sensitif memiliki tingkat kepekaan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan tipe lainnya. Produk yang sama mungkin tidak menimbulkan iritasi jika digunakan pada jenis kulit berminyak atau normal.

Namun pada kulit sensitif, produk yang sebenarnya aman bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya iritasi dan kerusakan kulit. Oleh karena itu, bagi yang memiliki tipe kulit ini sangat dianjurkan untuk berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit dan tidak berlebihan dalam menggunakannya.

Lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya

Faktor lain yang dapat menyebabkan kerusakan pada kulit adalah lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya. Polusi, suhu ekstrim hingga paparan sinar matahari menjadi salah satu hal yang harus benar-benar diperhatikan.

Terlalu sering menggunakan produk pembersih kulit

Membasuh wajah atau kulit di bagian tubuh lainnya lebih dari tiga kali sehari sangat tidak dianjurkan. Selain dapat memicu kulit kering, kebiasaan ini juga menyebabkan produksi minyak atau sebum meningkat tajam sehingga rentan dengan masalah jerawat dan komedo.

Penggunaan produk pembersih kulit dua kali sehari sudah dianggap cukup oleh pakar kulit.

Menggosok kulit

Kebiasaan buruk yang merusak kulit sensitif selanjutnya adalah menggosok kulit baik dengan tangan ataupun dengan benda lainnya seperti handuk dan kain.

Eksfoliasi berlebihan

Eksfoliasi adalah suatu langkah atau prosedur dalam mengangkat sel kulit mati, hal ini perlu dilakukan untuk mengembalikan kesegaran dan kecerahan kulit.

Namun jika dilakukan terlalu sering maka kulit akan kehilangan kelembabannya. Lakukan eksfoliasi maksimal seminggu sekali untuk menghindari efek buruk tersebut.

Tidak menggunakan pelembab

Ketika kelembaban kulit tidak dijaga dengan baik, maka kulit akan menjadi lebih kering. Kondisi ini memicu masalah lain seperti iritasi, gatal-gatal, kulit bersisik dan munculnya gangguan atau kerusakan kulit lainnya.

Hindari semua kebiasaan buruk yang merusak kulit sensitif di atas agar potensi kerusakan bisa kita kurangi.

tags: