Perawatan rambut balita

Perawatan rambut balitaApakah anda salah seorang yang masih memiliki balita? Jika benar maka jangan abaikan kesehatan dan kebersihana rambutnya. Balita memang memiliki rambut yang tidak begitu tebal dibanding anak-anak di atas usianya.

Namun begitu tingkat kesulitan dalam merawatnya jauh lebih tinggi dan beresiko, resiko di sini maksudnya adalah ketika cairan sampo yang kita gunakan masuk ke mata atau mulut.

Selain itu ada beberapa tips yang tidak bisa kita lewatkan agar perawatan yang kita lakukan tepat dan aman bagi balita itu sendiri. Untuk mengetahui apa saja yang perlu kita lakukan, silahkan baca tulisan ini sampai selesai.

Berikut ini adalah cara perawatan rambut balita seprti yang kami rangkum dari berbagai sumber baik offline maupun online.

1. Pencucian

Berbeda dengan anak yang usianya lebih tua, pada balita kita hanya perlu mencuci rambutnya ketika kotor. Ini dilakukan untuk mencegah rambut kering, sampo yang digunakan pun harus benar-benar lembut dan memang dibuat untuk balita.

Produk ini biasanya ada di sekitar kita dan mudah diperoleh dengan harga yang tidak terlalu mahal, selain lembut sampo balita juga didesain agar tidak mengiritasi mata.

Namun kita tetap harus melindungi mata balita agar terhindar dari segala kemungkinan buruk, tidak ada salahnya memakaikan kacamata pelindung yang harganya pun tidak kalah murah dengan sampo itu sendiri.

2. Penyisiran

Setelah proses pencucian selesai, kita bisa mengeringkan rambutnya dengan udara biasa. Sedangkan untuk menyerap air yang ada di kepalanya gunakan handuk lembut.

Setelah benar-benar kering sisrlah rambutnya dengan sisir bergerigi lebar dan hindari menariknya terlalu keras karena dapat merusak akar. Perlu diketahui bahwa kebiasaan masyarakat kita yang bergantian dalam memakai sisir adalah tidak dianjurkan karena dapat menjadi media perpindahan kuman dan jamur dari satu orang ke orang lainnya.

Begitu pula pada anak, sediakan sisir yang khusus untuk ia pakai dan jangan pernah menyisir rambutnya dengan sisir yang sebelumnya kita gunakan.

3. Gaya rambut

Untuk balita lebih baik berambut pendek agar memudahkan kita dalam merawat dan membersihkannya. Selain itu ini juga berguna untuk menjaga akar rambut mereka dari bahaya tertarik oleh tangan atau teman bermainnya.

Kita tahu bahwa daya tarik yang kuat pada rambut dapat menyebabkan melemahnya akar rambut dan folikel sehingga mempengaruhi kesuburan rambut mereka nantinya.

Mitos yang berkembang

Banyak kepercayaan yang berkembang subur di tengah masyarakat kita mengenai rambut balita, salah satunya adalah jika kita sering memangkasnya maka pertumbuhan akan semakin lebat dan sehat.

Faktanya tidak seperti itu, Jack Maypole seorang dokter anak menyatakan bahwa penebalan pada rambut memang baru terjadi saat usia anak menginjak umur satu tahun.

Jadi jangan terlalu risau denbgan rambut tipis yang sering kita dapati pada anak yang baru lahir, ini adalah normal dan tidak ada yang perlu dirisaukan.

tags: