Penyebab jerawat di hidung

penyebab jerawat di hidungDibanding dengan jerawat di bagian lain, jerawat yang muncul di hidung membuat kita jauh lebih tidak nyaman. Terkadang gangguan ini disertai dengan rasa sakit bila tersentuh.

Terkait masalah ini kita telah mengupas secara tuntas langkah apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut [Baca: Cara mengatasi jerawat di hidung].

Meskipun penyebab masalah ini pada dasarnya sama dengan gangguan yang terjadi di bagian lain, namun ada beberapa hal yang menjadi pembeda. Untuk itu pada kesempatan kali kami berinisiatif untuk menjelaskan apa saja penyebab munculnya gangguan ini di bagian hidung.

Berikut adalah penyebab jerawat di hidung seperti dilansir dari mayo clinic, sebuah jurnal kesehatan online yang banyak dijadikan rujukan oleh media-media online lainnya.

1. Penggunaan antibiotik

Antibiotik memang salah satu cara untuk mengatasi dan mencegah masalah jerawat yang disebabkan karena adanya infeksi bakteri. Namun penggunaan produk ini dalam jangaka panjang dapat menyebabkan folikulitis.

Folikulitis sendiri merupakan keadaan dimana folikel mengalami infeksi, selain dapat menyebabkan infeksi ternyata hal ini juga dapat memicu berkembang biaknya bakteri pada area tersebut.

Oleh sebab itu gunakan antibiotik seperlunya saja, jangan digunakan secara berlebihan karena ini justru dapat memicu masalah lain. Ini juga berlaku pada obat antijerawat.

2. Nasal Vestibulitis

Terlalu sering menyentuh atau memegang hidung dapat menimbulkan infeksi bakteri pada bagian ujung hidung, ini biasa disebut dengan vestibulitis.

Oleh karena itu para ahli menyarankan kita untuk tidak terlalu sering menyentuh bagian tersebut karena bakteri yang berada di tangan bisa berpindah tempat ke hidung dan menginfeksinya.

3. Infeksi kulit

Gangguan kulit satu ini bukan hanya disebabkan karena infeksi bakteri, namun infeksi atau gangguan kulit lainnya dapat memicu masalah tersebut. Infeksi kulit bisa diakibatkan oleh berbagai hal seperti alergi terhadap salah satu senyawa atau benda, lingkungan yang kurang mendukung atau bahkan cuaca ekstrim.

Jangan lupakan alergi yang disebabkan oleh kosmetik atau makeup tertentu, banyak kasus dipicu oleh penggunaan kosmetik yang tidak cocok dengan jenis kulit penggunanya.

Untuk informasi selengkapnya, silahkan konsultasikan denga dokter karena ini bukan masalah biasa. Kita harus mengetahui penjelasan lengkapnya langsung dari pakar atau ahlinya.

Sedangkan diantara sekian banyak jenis kulit yang ada, kulit sensitif merupakan jenis paling rentan terhadap alergi. Oleh sebab itu hindari penggunaan kosmetik atau produk perawatan kulit langsung pada area wajah.

Lakukan pengetesan terlebih dahulu untuk mengetahui apakah produk atau senyawa tersebut bisa benar-benar diterima kulit, pengetesan bisa dilakukan dengan cara mengoleskannya pada bagian yang tidak menimbulkan dampak lebih besar.

Tangan dan kaki misalnya, oleskan pada salah satu bagian teresbut, jika keesokan harinya tidak menemukan efek negatif maka produk terebut bisa kita gunakan untuk wajah, namun jika ternyata hal yang terjadi adalah sebaliknya, maka hindari penggunaan produk tersebut.

tags: