Pengobatan jerawat terbaik untuk kulit sensitif

pengobatan jerawat terbaikKita tentu tidak bisa menyamakan antara kulit sensitif dengan jenis lainnya, jenis seperti ini lebih mudah terkena iritasi dan alergi. Oleh karenanya tidak semua produk anti jerawat bisa digunakan pada jenis kulit seperti ini.

Tidak seperti jenis lainnya, tipe ini cenderung mudah mengalami iritasi jika terkena senyawa yang terlalu keras. Tanda iritasi tersebut bisa dilihat saat warna berubah menjadi kemerahan disertai dengan rasa panas atau gatal.

Seperti kita tahu bahwa produk anti jerawat umumnya bersifat keras, hal ini dikarenakan tujuan obat tersebut untuk membasmi segala kuman dan bakteri yang menginfeksi bagian tersebut.

Inilah mengapa jerawat yang menimpa kulit jenis ini lebih sulit disembuhkan, setidaknya kita membutuhkan langkah dan penanganan tepat agar usaha yang kita lakukan tidak menimbulkan masalah baru.

Berikut ini merupakan pengobatan jerawat terbaik untuk kulit sensitif seperti yang dilansir dari beberapa lembaga kesehatan kulit.

1. Peremajaan kulit

semua metode yang digunakan untuk mengatasi masalah jerawat pasti memasukkan ‘peremajaan kulit’ sebagai satu langkah yang tidak bisa dilewatkan.

Begitu pula dengan kulit sensitif, proses peremajaan menjadi sangat penting untuk mengangkat semua kulit yang telah terinfeksi oleh bakteri dan kuman.

Peremajaan ini tentu melibatkan produk pengelupas kulit mati, karena kulit kita sensitif maka lebih baik menggunakan produk berbasis alami. Jika ragu atau kesulitan menemukan produk yang dimaksud, kita bisa membuatnya sendiri.

Silahkan ikuti semua langkah dan panduan yang telah diterbitkan beberapa hari lalu [Baca: Angkat sel kulit mati dengan scrub wajah], setelah pengangkatan sel kulit mati selesai, ikuti beberapa langkah mudah berikut untuk meremajakan kembali kulit kita [Baca: masker wortel untuk meremajakan kulit].

2. Melembabkannya

Salah satu cara untuk melindungi organ terbesar ini adalah dengan mengoleskan produk pelembab, hindari penggunaan produk pelembab yang mengandung pewarna dan pewangi buatan karena biasanya dapat menimbulkan iritasi.

Jika bingung dalam memilih produk pelembab mana yang cocok, kita bisa membuatnya sendiri dengan menggunakan bahan alami dan telah terbukti aman [Baca: Cara membuat pelembab kulit].

3. Menggunakan obat jerawat ringan

Obat yang dimaksud tentu saja cream dengan kandungan benzoil peroksida, namun karena kandungan ini relatif keras, maka hindari penggunaan terlalu banyak.

Selain mengandung benzoil peroksida, kita juga bisa menggunakan krim yang mengandung asam salisilat. Senyawa ini bersifat sangat keras dan dapat memicu iritasi serta alergi.

Oleh sebab itu, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter terdekat sebelum mulai menggunakannya. Ini dilakukan untuk menghindari terjadinya hal yang tidak kita inginkan.

4. Gunakan antibiotik

Penggunaan antibiotik ditujukan untuk menyingkirkan dan membasmi semua kuman dan bakteri. Perlu diperhatikan bahwa penggunaan antibiotik ini hanya boleh dilakukan setelah mendapat izin dari dokter terkait.

tags: