Pelembab Terbaik Untuk Kulit Berminyak

Pelembab Terbaik Untuk Kulit BerminyakPerlu diketahui bahwa meskipun tanda penuaan cenderung lebih lama muncul pada kulit berminyak, namun kita telah mengetahui bahwa gangguan yang paling sering menimpa jenis kulit ini adalah jerawat dan komedo.

Keduanya tentu saja bukan masalah yang bisa dianggap remeh karena berpotensi menimbulkan kerusakan jaringan sel kulit yang bersifat permanen. Beberapa orang berpendapat bahwa untuk jenis kulit ini tidak dibutuhkan adanya pelembab, karena kulit berminyak identik dengan kulit lembab.

Bila dilihat secara sepintas, anggapan tersebut mungkin benar. Namun menurut Leslie Baumann, ketika kita kita tidak menggunakan pelembab maka kulit akan memproduksi minyak dalam jumlah besar. Kondisi ini disebabkan demi menghindari adanya kulit kering.

Alhasil produksi minyak semakin menjadi-jadi dan meningkatkan resiko seseorang terhadap masalah jerawat. Pertanyaannya sekarang adalah bukan perlu atau tidaknya kulit berminyak diolesi pelembab, namun lebih pada produk pelembab apa yang paling baik digunakan oleh orang yang memiliki jenis kulit ini.

Karena kita tahu bahwa sebagian besar produk pelembab yang beredar di pasar justru berbasis minyak, hal ini tentu dapat menimbulkan gangguan minyak berlebih pada wajah.

Untuk mengetahuinya lebih dalam, silahkan baca informasi di bawah ini. Berikut adalah produk pelembab terbaik untuk kulit berminyak seperti dilansir oleh beberapa pakar kulit.

Bahan utama

Perlu dijelaskan terlebih dahulu bahwa tulisan ini tidak berisi tentang salah satu atau beberapa merk pelembab komersil, namun lebih pada kandungan dan sifat pelembab tersebut. Dengan mengetahui sifat dan kandungannya, maka kita akan lebih mudah mencari pelembab yang baik untuk digunakan.

Untuk mengurangi atau setidaknya tidak memicu produksi minyak berlebih, pelembab harus memiliki kandungan asam salisilat atau benzoil peroksida. Selain tidak memicu produksi minyak berlebih, kedua bahan tersebut juga menjaga agar pori-pori tidak mengalami penyumbatan.

Hal ini penting karena pori-pori pada kulit berminyak sangat rentan terhadap penyumbatan yang dapat berakhir dengan munculnya jerawat dan komedo.

Selain harus mengandung salah satu unsur di atas, pelembab untuk kulit berminyak tidak boleh mengandung kafein dan senyawa lain yang dapat memicu peradangan serta iritasi.

Saran

Kita tidak hanya dibolehkan menggunakan alah satu jenis pelembab saja, jika keadaan memaksa kita bisa mencoba untuk menggunakan pelembab jenis lainnya. Keadaan memaksa yang dimaksud berkaitan dengan cuaca saat ini, di musim kemarau kulit akan lebih berminyak dari biasanya.

Pendapat pakar kulit

Bila takut pelembab tersebut dapat menyumbat pori-pori, silahkan oleskan produk tersebut sedikit saja lalu gunakan kapas untuk mengusapnya untuk mengurangi ketebalan pelembab yang berada di permukaan kulit.

Oleskan hanya di bagian kulit yang kering saja seperti area mata dan juga pipi.

tags: