Mitos dalam diet raw food

Mitos dalam diet raw foodBanyak yang beranggapan bahwa diet raw merupakan yang terbaik diantara sekian banyak metode yang telah berkembang di dunia ini, faktanya ada beberapa keyakinan tentang ini yang tidak dapat dibuktikan secara medis.

Salah satu keyakinan berkaitan dengan metode diet ini adalah bahwa mengkonsumsi makanan mentah adalah opsi terbaik jika berkeinginan untuk mendapatkan semua nutrisi dan vitamin yang terdapat dalam makanan.

Ini memang tidak sepenuhnya salah namun juga tidak bisa dikatakan benar, mengkonsumsi makanan mentah memang memiliki berbagai keunggulan seperti vitamin dan nutrisi yang tetap segar.

Namun di balik itu semua ada bahaya yang mengintai seperti terpapar bakteri dan kuman penyebab diare dan banyak kemungkinan buruk lainnya akibat mikro organisme yang tidak bisa dihilangkan hanya dengan mencuci.

Berikut ini adalah beberapa keyakinan dan mitos dalam diet raw food seperti dikutip dari beberapa sumber ahli.

1. Makanan mentah lebih bervitamin

Faktanya adalah membiasakan diri dalam mengkonsumsi makanan mentah sangat beresiko terhadap kekurangan protein, kalsium, seng, zat besi, vitamin D dan vitamin B12.

Hal ini karena semua vitamin yang telah disebutkan di atas hanya teradapat dalam makanan yang tidak bisa dikonsumsi secara mentah-mentah seperti daging, susu dan lain sebagainya.

Kita tentu tidak dapat mengkonsumsi daging kambing ataupun sapi secara mentah-mentah bukan? Bahan makanan ini harus melewati proses pengolahan terlebih dahulu.

2. Lebih baik untuk kesehatan

Walaupun buah dan sayuran mentah faktanya dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan baik untuk kesehatan organ jantung, namun dibalik itu semua ada bahaya lain yang harus dihadapi.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh American Society for Nutritional Sciences menemukan bahwa mengkonsumsi makanan mentah saja dapat meningkatkan kadar homosistein.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya vitamin B12 dan menurunnya kadar kolesterol baik sehingga fakta di lapangan menunjukkan adanya angka kematian lebih tinggi akibat penyakit kardiovaskular dibanding orang yang masih mengkonsumsi telur dan produk susu.

3. Susu mentah aman dikonsumsi

Ini adalah anggapan kebanyakan masyarakat yang tidak berdasar, mengkonsumsi susu mentah dapat menyebabkan munculnya berbagai jenis penyakit seperti diare dan gangguan pencernaan lainnya.

Hal ini tidak bisa dilepaskan dari kandungan bakteri E. colli di dalamnya yang tidak bisa disingkirkan tanpa menggunakan api atau proses pengolahan seperti biasanya.

4. Sama seperti manusia purba

Manusia purba mengkonsumsi makanan yang tidak dimasak terlebih dahulu dan mereka sangat sehat, teori ini membuat beberapa orang percaya bahwa manusia pada dasarnya tidak dibentuk untuk mengkonsumsi makanan matang.

Namun teori ini dibantah oleh seorang antropolog dari universitas Harvard bernama Richard Wrangham, orang ini mengatakan bahwa memakan makanan mentah dapat menyebabkan seseorang kekurangan nutrisi dan mengalami kesulitan dalam mempertahankan berat badan idealnya.

Selain itu adalah tidak benar jika manusia purba hanya memakan makanan tanpa dimasak terlebih dahulu, banyak perapian dan alat masak yang digunakan orang-orang dulu.

tags: