Mengenal Lebih Dalam Diet Renal

diet renalMungkin sebagian di antara kita masih beranggapan bahwa kalimat yang diawali diet memiliki pengertian metode yang digunakan untuk menurunkan berat badan. Padahal anggapan itu tidak sepenuhnya benar, diet adalah mengatur pola makan dengan cara mengikuti segala aturan yang berlaku.

Pengaturan pola makan ini bisa memiliki banyak tujuan seperti menurunkan berat badan, mencegah penyakit, meningkatkan metabolisme tubuh, mempercepat proses penyembuhan dan masih banyak lagi yang lainnya.

Seperti halnya diet renal, metode ini bertujuan untuk mengontrol kotoran dan cairan yang nantinya diproses oleh organ ginjal. Kontrol ini sangat diperlukan bagi orang yang bermasalah dengan ginjal mereka. Intinya adalah berusaha untuk tidak membebani ginjal dengan mengurangi cairan dan kotoran.

Bila proses kontrol tidak segera dilakukan maka organ ginjal akan semakin mengalami kerusakan dan dapat mengancam nyawa orang tersebut.
Berikut adalah penjelasan lengkap dan mendalam mengenai diet renal yang berfungsi untuk menjaga organ ginjal tetap sehat.

Sodium

Para dokter yang berada di National Institutes of Health menyatakan bahwa asupan sodium berlebih dapat meningkatkan tekanan darah dan produksi cairan berlebih. Seperti dijelaskan di atas bahwa metode ini bertujuan untuk menekan produksi cairan dan kotoran yang akan membebani ginjal.

Kita bisa mengurangi sodium dengan menghindari segala makanan kalengan, makanan beku, cemilan dan daging. Makanan tersebut diketahui mengandung banyak sodium sehingga dapat memperparah pasien ginjal.

Protein

Protein memang sangat baik dan dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk jaringan otot sekaligus memperkuatnya. Namun hal ini tidak berlaku bagi pasien ginjal atau orang yang memiliki masalah dengannya.

Protein diketahui dapat membebani dan menekan ginjal yang dapat menurunkan fungsi alami organ ini. Hal ini diperkuat oleh pernyataan National Institutes of Health yang menuturkan bahwa jumlah protein yang bisa dikonsumsi setiap harinya berdasarkan tes urine dan reaksi ginjal itu sendiri.

Cairan

Menurut lembaga Medical College of Wisconsin, pasien harus membatasi asupan cairan yang berasal dari air minum atau makanan yang mencair setelah tertelan seperti es krim atau es batu.

Para ahli menyarankan untuk minum saat haus, ini memang bertentangan dengan kebiasaan pada umumnya atau pada orang sehat lainnya yang dianjurkan untuk banyak meminum air putih untuk menghindari terjadinya dehidrasi.

Kalium

Kalium adalah salah satu jenis mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga organ jantung, sayangnya mineral ini sebagian besar dikendalikan oleh ginjal.

Bila seseorang mengidap penyakit ginjal maka tidak disarankan mengkonsumsi buah dan sayur yang mengandung kalium seperti pisang, kismis, kentang, coklat, jeruk ataupun tomat.

Konsumsi buah dan sayur penggganti seperti ketimun, wortel, semangka, kacang hijau, ceri, pir dan apel. Buah dan sayur tersebut tidak mengandung kalium dalam jumlah besar sehingga baik dikonsumsi untuk pasien.

Semua aturan di atas berlaku dan wajib diikuti oleh para peserta diet renal. Sekali lagi perlu ditegaskan bahwa tujuan utama metode renal adalah menjaga ginjal tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

tags: