Krim Wajah Untuk Kulit Berminyak

Krim Wajah Untuk Kulit BerminyakKulit berminyak membutuhkan perawatan kulit yang tepat, bila harus menggunakan produk perawatan seperti pembersih ataupun krim wajah maka dibutuhkan produk dengan komposisi dan bahan yang tepat. Hal ini bertujuan agar tidak memperburuk keadaan yang dapat meningkatkan produksi minyak berlebih.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang produk apa yang baik dan produk apa yang tidak seharusnya diterapkan untuk kulit berminyak. Pemilihan krim yang benar dapat mengurangi masalah kulit berminyak dan menghindarkan kita dari masalah lain seperti jerawat dan tanda penuaan dini.  Silahkan baca kelanjutanya untuk mengetahui hal tersebut.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai krim wajah untuk kulit berminyak, silahkan baca secara seksama agar produk atau krim yang kita gunakan tidak malah memperparah keadaan.

Bahan dalam produk

Masalah yang kerap timbul pada wajah berminyak adalah penyumbatan pori-pori oleh tumpukan sel kulit mati dan minyak berlebih, oleh sebab itu krim yang akan kita gunakan harus mengandung bahan yang dapat mengatasi persoalan tersebut.

Bahan lain yang dibutuhkan dalam krim untuk kulit berminyak adalah benzoil peroksida ataupun asam salisilat, keduanya merupakan bahan atau zat yang dapat mengurangi produksi minyak pada seseorang.

Pastrikan untuk tidak menggunakan produk yang mengandung niacinamide dan kafein karena keduanya dapat memicu terjadinya peradangan dan iritasi pada kulit.

Pelembab

Banyak orang beranggapan bahwa pelembab tidak dibutuhkan untuk kulit berminyak, alasannya adalah karena kulit jenis ini sudah sangat lembab. Pandangan ini salah besar karena jika kulit menjadi kering maka kelenjar minyak secara otomatis akan memproduksi minyak agar bagian tubuh tertentu tetap lembab.

Akibatnya kulit akan lebih banyak memproduksi minyak dan hal ini tidak baik untuk kesehatan dan kecantikannya, oleh karena itu pastikan untuk tetap menggunakan pelembab berbasis cair untuk mencegah terjadinya hal di atas.

Anjuran para ahli

Produk apapun memang dapat menyebabkan tersumbatnya pori-pori, hal ini pun berlaku bagi pelembab. Sedangkan kulit berminyak memang telah lebih dulu rentan akan masalah penyumbatan ini. Bila penyumbatan terjadi maka bukan tidak mungkin kulit akan mudah terkena jerawat.

Untuk menghindari penyumbatan akibat produk pelembab, pakar kulit merekomendasikan untuk mengoleskan pelembab secara merata ke kulit lalu kemudian usap dengan kapas.

Hal ini bertujuan untuk mengangkat sisa pelembab yang terlalu tebal dan berpotensi menutupi permukaan kulit dan pori-pori. Selain itu gunakan pelembab atau krim wajah hanya pada bagian kulit kering saja, untuk bagian berminyak kita bisa melewatkannya.

Kesimpulan

Meskipun berminyak, kulit tetap membutuhkan pelembab dan krim wajah untuk memastikan kulit tidak mengalami kekeringan, akan tetapi karena tidak semua produk bisa diterapkan langsung pada jenis kulit ini maka perlu diperhatikan kandungan dan bahan dari produk tersebut.

Baca dan perhatikan kembali tentang point ‘bahan dalam produk’ di atas agar tidak salah dalam memilih krim wajah atau produk lainnya.

tags: