Jerawat dan stres pada wanita

jerawat dan stresSalah satu faktor penyebab jerawat adalah stress, umumnya masalah ini sering menimpa wanita karena berbagai tekanan yang kuat dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Stres bisa menjadi pokok permasalahan yang mengakibatkan munculnya berbagai gangguan kesehatan, namun yang paling sering adalah gangguan pada kulit.

Kali ini kita akan mengupas tuntas tentang kaitan antara jerawat dan strres yang lebih sering didapati pada kaum hawa, tentunya disertai dengan tinjauan para ahli.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai jerawat dan stres pada wanita seperti dikutip dari beberapa jurnal dan pakar kesehatan kulit.

Identifikasi

Menurut lembaga National Women’s Health Information Center, stres tidak menyebabkan jerawat secara langsung. Namun pengobatan yang digunakan untuk meredakan stres bisa memicu masalah jerawat.

Meskipun begitu salah satu gangguan kulit tersebut bisa diakibatkan oleh perubahan tubuh yang dipicu oleh depresi atau stres. Saat seorang wanita mengalami stres maka tubuhnya akan memproduksi hormon androgen.

Pada wanita androgen berfungsi sebagai penguat tukang dan otot, namun bila kadar atau jumlahnya terlalu banyak maka berbagai masalah kulit akan muncul.

Kondisi ini sangat banyak terjadi pada wanita, oleh sebab itulah kita sering mendapati banyak wanita yang bermasalah dengan jerawat ketika sedang mengalami stres.

Saran

Dr. Christos C. Zouboulis meyakini bahwa saat seorang wanita mengalami gangguan pada mentalnya maka tubuh akan memproduksi banyak minyak sehingga gangguan kulit akan muncul cepat atau lambat.

Untuk mengurangi resiko tersebut, dia merekomendasikan agar kita segera memeriksakan kondisi kesehatan kita baik mental maupun fisik.

Pengobatan

Manajemen stres adalah satu cara yang harus dilakukan setiap orang, ini bisa dilakukan dengan berolahraga ringan, berinteraksi dengan llingkungan sekitar dan memperbaiki pola makan.

Serlain itu gaya hidup yang lebih sehat dapat menurunkan resiko kita terhadap gangguan mental tersebut, salah satunya adalah dengan beristirahat secara wajar dan meninggalkan semua kebiasaan buruk yang selama ini biasa dilakukan.

Selain menghindari faktor resiko tersebut, kita juga dianjurkan untuk membasuh muka dua kali sehari untuk menghindari segala kemungkinan yang bisa memicu munculnya jerawat.

Tinjauan para pakar

American Academy of Dermatology menyatakan bahwa kondisi ini diperparah dengan berbagai respon wanita saat gugup seperti menggaruknya, mengeluarkannya dan lain sebagainya.

Bila hal ini terjadi maka peradangan dan infeksi akan menyebar ke bagian kulit lainnya sehingga dapat menyebabkan kerusakan kulit permanen.

Dari penjelasan di atas bisa kita simpulkan bahwa meskipun stres tidak menyebabkan jerawat secara langsung namun bila itu terjadi maka besar kemungkinan kita akan mengalami berbagai gangguan kesehatan termasuk pada kulit.

Dan untuk menghinari hal tersebut adalah dengan cara mengatur dan mengendalikan depresi, untuk langkah dan caranya sudah dijelaskan di bagian ‘pengobatan’ di atas.

tags: