Hilangkan Bekas Jerawat Dengan Teh Hijau

hilangkan bekas jerawat dengan teh hijauHasil study baru-baru ini menemukan bahwa remaja yang mengalami masalah dengan jerawat mengalami peningkatan, angka ini tidak terlalu mengejutkan karena remaja memang masa paling rentan terhadap gangguan ini.

Belum ada kesadaran tentang pentingnya arti kesehatan dan kebersihan menjadi penyebab utamanya, kalangan ini cenderung melakukan apa yang disukai tanpa banyak memikirkan resiko di kemudian hari.

Gaya hidup tidak sehat, pola makan tidak beraturan dan kebiasaan buruk lainnya yang kerap dilakukan oleh remaja membuat jumlah penderita semakin meningkat setiap tahunnya.

Jerawat meninggalkan bekas noda yang kadang lebih sulit disembuhkan dibanding menghilangkan jerawat itu sendiri, bila gangguan ini telah merusak lapisan kulit luar dan dalam maka pembedahan adalah salah satu opsi yang bisa dipilih.

Tentunya biaya yang dibutuhkan tidaklah murah, oleh sebab itu tidak semua lapisan masyarakat mampu menjangkaunya. Namun bila kerusakan akibat jerawat hanya mempengaruhi permukaan kulit, maka banyak cara alami yang bisa dicoba, salah satunya adalah teh hijau.

Seperti apa dan bagaimana menggunakannya? Berikut adalah cara menghilangkan bekas jerawat dengan teh hijau seperti dilansir oleh Universitas Maryland Medical Center.

Kandungan aktif dalam teh hijau

Salah satu kandungan kimia yang ada dalam teh hijau adalah polifenol, polifenol sendiri merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan senyawa katekin.

Perlu diketahui bahwa katekin yang ada dalam teh hijau meliputi gallocatechin, epicatechin gallate, epicatechin, catechin dan epigallocatechin. Semua senyawa tersebut dikenal memiliki sifat antioksidan tinggi dan bermanfaat untuk mencegah radikal bebas.

Radikal bebas sendiri merupakan salah satu penyebab terjadinya kerusakan sel kulit dan gangguan kesehatan lainnya.

Teh hijau dan bekas jerawat

Seperti dikutip oleh Universitas Maryland Medical Center bahwa ECGC merupakan senyawa kimia yang ditemukan dalam teh hijau, senyawa ini diketahui ampuh dalam mengatasi berbagai masalah pada kulit seperti peradangan dan lainnya.

Sedangkan dalam sebuah jurnal American Academy of Dermatology dinyatakan bahwa senyawa kimia dalam teh ini bisa digunakan sebagai obat kulit dan memperbaiki sel yang rusak.

Cara penggunaan

Ada dua metode yang bisa dilakukan, namun lebih dianjurkan untuk mengkombinasikan cara tersebut. Pertama adalah dengan meminumnya secara teratur dan kedua mengoleskannya langsung pada kulit.

Maryland Medical Center menganjurkan kita untuk meminum tiga cangkir teh setiap harinya, artinya tubuh akan mendapat asupan polifenol sebanyak 320 mg.

Sedangkan untuk cara kedua, kita bisa membeli krim ekstrak teh hijua dan mengoleskannya ke kulit secara tertatur. Alternatif lain adalah membuatnya sendiri di rumah.

Sediakan air panas secukupnya lalu tambahkan dua sendok makan teh hijau, tunggu sampai 10 menit sampai polifenol dalam teh hijau terekstrak dengan baik. Dinginkan beberapa jam lalu celupkan kain lembut ke dalam rendaman teh hijau dan oleskan pada kulit.

Diamkan selama beberapa saat sampai seluruh ekstrak polifenol dapat diserap oleh kulit baru kemudian dicuci dengan air.

tags: ,