Enam Hal yang Belum Anda Ketahui Terkait Mewarnai Rambut

Terkait Mewarnai RambutBagi anda yang telah terbiasa menggunakan pewarna rambut mungkin dulu hanya berfikir bahwa tujuan penggunaan pewarna rambut hanya bertujuan untuk styling atau hanya sekedar menutupi uban.

Padahal menurut beberapa pengamatan pakar kecantikan, pewarna rambut dapat memberikan hal yang sebelumnya tidak kita sadari. Apa sajakah itu? Silahkan baca selengkapnya untuk mengetahuinya.

Berikut adalah enam hal yang belum anda ketahui terkait mewarnai rambut seperti dilansir oleh sebuah jurnal kecantikan.

1. Terlihat lebih tebal

Penggunaan pewarna rambut yang tepat dapat membuat rambut terlihat lebih tebal dari biasanya, hal ini baru dapat terlihat ketika seseorang menggunakan pewarna rambut multi color. Lihat saja pada Julianne Hough dan Miranda Kerr, rambut mereka tidak setebal apa yang orang pikirkan, namun karena pewarna yang digunakan oleh keduanya terdiri dari beberapa warna maka kesan itu terlihat jelas bagi yang memandangnya.

2. Perawatan keratin harus diperhatikan

Hal kedua yang belum banyak diketahui orang adalah tentang perawatan keratin yang harus benar-benar diperhatikan setelah menggunakan pewarna rambut. Jika perawatan ini tidak dilakukan maka kita akan kehilangan warna dasar atau warna alami rambut sehingga telrihat lebih kusam.

3. Gunakan sampo yang dirancang untuk warna rambut tertentu

Mungkin di Indonesia belum ditemukan sampo yang didesain untuk menjaga warna rambut tertentu, jika pun ada maka hanya untuk menghitamkan atau mempertahankan warna hitam rambut.

Untuk warna lainnya masih jarang ditemukan, padahal penggunaan sampo khusus ini diperlukan agar pewarna tidak cepat memudar tanpa harus merusak batang rambut itu sendiri.

4. Oleskan jelly petroleum atau pelembab ke wajah

Pewarna rambut dapat menetes ke bagian lain seperti wajah, pundak atau bahu. Pada beberapa kasus pewarna tersebut akan sulit dihilangkan dan mungkin menyebabkan iritasi.

Untuk menghindari hal tersebut oleskan pelembab atau jelly petroleum pada wajah agar tetesan pewarna yang datang pada wajah dapat lebih mudah dihilangkan.

5. Hindari produk yang mengandung bahan berbahaya

Pada banyak produk pewarna sering ditemukan kandungan senyawa berbahaya seperti tar, amonia atau asetat. Ketiga senyawa tadi banyak ditemukan pada produk pewarna rambut.

Amonia misalnya, bahan ini dapat menyebabkan kulit kepala dan rambut kering. Sedangkan asetat sering menyebabkan keracunan pada penggunanya.

6. Baik digunakan sebelum keramas

Beberapa orang justru beranggapan terbalik, mereka membersihkan rambut dengan menggunakan sampo tertentu lalu kemudian mengoleskan pewarna rambut.

Cara di atas sebenarnya salah dan tidak dianjurkan, alasannya adalah rambut yang telah dibersihkan cenderung lebih sensitif sehingga bila pewarna digunakan setelah keramas maka sangat rentan terhadap kulit kepala kering dan iritasi.

tags: