Empat Penyebab Uban Pada Anak

Penyebab Uban Pada AnakUban atau rambut berwarna abu-abu merupakan salah satu tanda penuaan pada manusia, meskipun normalnya tanda ini baru akan muncul di usia 40 tahun namun beberapa remaja bahkan anak kecil sering mengalami hal sama.

Lalu apakah kemunculan uban pada remaja atau anak kecil bisa dianggap wajar? Tentu saja tidak, ada berbagai hal yang melatarbelakangi gangguan tidak normal tersebut.

Berikut adalah empat penyebab uban pada anak seperti dikutip dari sebuah jurnal berjudul Investigative Dermatology Symposium Proceedings terbitan tahun 2005.

Penyakit tertentu

Bukan rahasia lagi bila sebagian besar penyakit berimplikasi terhadap munculnya penyakit lain, beberapa penyakit yang diketahui dapat memicu munculnya uban lebih dini adalah tuberous sclerosis, neurofibromatosis dan vitiligo yang menyebabkan hilangnya pigmentasi pada rambut anak kecil, selain itu tiroid yang terlalu aktif pada anak kecil juga bisa memicu uban.

Stres

Sebuah penelitian yang dilakukan pada juni tahun 2009 menemukan fakta bahwa stresĀ  dapat menyebabkan mutasi sel rambut sehingga berpotensi tinggi terhadap uban. Penelitian ini mematahkan keyakinan dan opini publik yang sebelumnya beranggapan bahwa tidak ada hubungan antara stres dan kemunculan uban pada remaja.

Stres pada anak ataupun remaja sedikit berbeda dengan apa yang biasa dialami oleh orang tua, gangguan ini biasanya dipicu oleh hubungan atau interaksi sosial yang terganggu.

Kekurangan vitamin B12

Seorang anak yang sedang menjalani terapi pengobatan sehingga sistem pencernaannya tidak dapat memproses seluruh makanan yang menjadi sumber vitamin B12 biasanya akan lebih beresiko terhadap uban. Seperti diketahui bahwa makanan yang mengandung vitamin ini terdiri dari daging hewan ternak.

Hal ini juga berlaku bagi orang yang menjalankan diet vegan yang salah satu aturan dasarnya adalah melarang peserta untuk mengkonsumsi daging dan hewan ternak.

Bila penyebabnya adalah kekurangan vitamin B12, maka orang tua seharunya memberi asupan vitamin tersebut dari sumber lain yang mudah diproses oleh pencernaan Si kecil seperti melalui suplemen.

Faktor genetik

Untuk penyebab yang satu ini, para ilmuan belum menemukan bukti yang cukup atau dianggap masih lemah antara uban dan faktor genetik. Namun tidak menutup kemungkinan adanya hubungan kuat antara faktor keturunan dan kemunculan uban di usia remaja atau anak-anak.

Kesimpulan

Meskipun tidak mematikan, uban merupakan gangguan yang memiliki potensi sama dengan jerawat. Yakni merusak dan melemahkan sebagian mental pada anak dan remaja.

Kehidupan sosial mereka akan terganggu, untuk itu orang tua seharusnya berusaha untuk mencari tahu apa penyebab dari masalah tersebut dan sekaligus mencari solusinya.

Hal ini bukan hanya bertujuan untuk mengatasi masalah uban pada anak, namun juga melindungi mental mereka agar tetap beraktifitas dengan lingkungan sekitar tanpa merasa minder atau malu.

tags: