Efek sinar matahari pada kulit

efek sinar matahariManusia memang membutuhkan sinar matahari untuk berbagai kebutuhan hidupnya, akan tetapi jika yang diterima oleh manusia berlebihan maka bisa membahayakan kesehatannya.

Selain memiliki manfaat, sinar matahari juga mengandung bahaya bagi manusia. Efek atau pengaruh yang mudah terlihat adalah pada kulit, ini tidak mengherankan karena kuitlah organ manusia yang bersentuhan langsung dengan sinar ultraviolet tersebut.

Berikut ini adalah 4 efek sinar matahari pada kulit seperti dilansir dari pakar kesehatan kulit yang diterbitkan dalam sebuah jurnal.

1. Terbakar

Mungkin terdengar sedikit berlebihan, namun faktanya memang seperti itu. Kulit dapat terbakar matahari jika berada di bawah terik matahari dalam rentang waktu yang cukup lama.

Tanda yang bisa kita lihat adalah perubahan warna menjadi lebih merah, setelah beberapa saat berubah lagi menjadi lebih gelap. Menurut American Academy of Dermatology, kulit membutuhkan pelindung untuk mencegah gangguan ini.

Bila dibiarkan maka akan muncul bintik atau flek hitam pada bagian yang terbakar.

2. Penuaan dini

Bukan rahasia lagi bila paparan sinar ultraviolet yang mengenai kulit dapat memicu munculnya tanda penuaan dini. Efek kerusakan yang ditimbulkannya memang tidak bisa langsung dirasakan.

Setidaknya butuh waktu 20 sampai 30 tahun kemudian baru tanda kerusakan ditemukan. Oleh sebab itu kita jarang merasakan efek langsung dari sinar ultraviolet tersebut.

Meski kerusakan dapat terjadi pada siapa saja namun para ahli menemukan fakta baru bahwa kerusakan lebih parah sering ditemukan pada kulit berwarna putih.

3. Kanker

Terlalu sering berada di bawah terik matahari juga dapat meningkatkan resiko seseorang terhadap penyakit kanker kulit, ini adalah efek paling berbahaya dibanding pengaruh lainnya.

Beberapa jenis kanker yang sering menyerang diantaranya karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa, dua jenis kanker ini mudah diatasi jika diobati secara dini.

Sedangkan melanoma maligna sangat sulit disembuhkan. Kulit akan terasa panas disertai rasa gatal akibat iritasi, pada sebagian kasus disertai pula dengan peradangan.

Tanda tersebut bisa diatasi dengan tehnik pembekuan menggunakan nitrogen cair.

4. Pembentukan vitamin D

Selain efek bersifat negatif, ada pula efek yang cenderung positif seperti membantu proses pembentukan vitamin D. Kita tahu bahwa vitamin ini hanya bisa didapat dengan bantuan matahari di pagi hari.

Sinar yang ada di pagi hari cenderung tidak berbahaya dan justru memberikan manfaat bagi manusia. Meski demikian penggunaan tabir surya tetaplah hal yang tidak bisa dilupakan.

Terkait vitamin D, sejumlah penelitian menemukan bahwa orang yang kekurangan vitamin D lebih rentan terhadap penyakit jantung dan berbagai penyakit kronis lainnya.

Masih banyak efek positif maupun negatif yang kita dapatkan dari matahari, namun untuk mempersingkat waktu kita hanya membahas empat point di atas.

tags: