Efek samping diet golongan darah

efek samping diet golongan darahMeskipun banyak diikuti, namun metode golongan darah yang dipopulerkan oleh Peter D’Adamo di tahun 1990an masih memiliki banyak tantangan dari berbagai ahli terutama pakar gizi dan nutrisi.

Banyak penelitian yang telah dilakukan menemukan bahwa metode ini memiliki beberapa kekurangan dan berpotensi menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Meskipun begitu, banyak juga dokter yang mendukung metode ini dengan menunjukkan bukti-bukti ilmiah mereka. Namun terlepas dari perdebatan panjang tersebut, ada satu hukum alam yang tidak bisa dihindari.

Hukum alam tersbut tidak ada produk manusia yang luput dari celah dan kesalahan, oleh sebab itu bukan hal tidak mungkin bila metode ini juga memiliki banyak kekurangan yang dapat memicu berbagai hal buruk bila tidak diperhatikan secara seksama.

Apa sajakah itu? Berikut adalah beberapa efek samping diet golongan darah seperti dikutip dari beberapa pakar gizi dan nutrisi dunia.

1. Nilai nutrisi

Meskipun pada dasarnya metode ini memperbolehkan pesertanya untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan, namun ada beberapa hal yang tidak boleh dikonsumsi tergantung dari golongan darah mereka.

Salah satu contohnya adalah seseorang yang memiliki darah jenis O maka biji-bijian dan produk susu harus dibatasi sedemikian rupa. Bila hal ini dilakukan dalam jangka panjang maka besar kemungkinan peserta akan mengalami kekurangan mineral dan vitamin.

Meskipun memang vitamin dan mineral yang terdapat dalam produk susu dan biji-bijian bisa kita dapatkan dari makanan pengganti lainnya, namun tetap saja jumlahnya tidak akan bisa mengimbangi apa yang ada dalam kedua jenis makanan tersebut.

2. Dasar ilmiah

Dalam sebuah jurnal berjudul The Sydney Morning Herald yang diterbitkan pada september 2009 ada satu teori yang menyebutkan bahwa insulin dan metabolisme adalah dua hal yang paling mungkin memiliki dampak pada naik atau turunnya berat badan seseorang.

Fakta ini menghapus seluruh klaim yang dinyatakan oleh d’Adamo bahwa lektin memegang peranan penting, terlepas dari itu semua d’Adamo tidak pernah bisa menunjukkan bukti ilmiah bahwa seseorang yang memiliki golongan darah berbeda maka berbeda pula makanan yang harus dikonsumsinya.

Oleh sebab itu kalangan yang mengklaim bahwa ada sejumlah penelitian yang mendukung metode hanya dibuat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Metode ini banyak diikuti oleh lapisan masyarakat di seluruh dunia namun tidak mendapat dukungan berarti dari praktisi gizi dan nutrisi, sangat kontras dengan metode diet lainnya yang sebelumnya pernah kita bahas.

3. Efektifitas

Banyak kalangan yang meragukan keefektifan dari teknik ini, Mayo Clinic bahkan menyatakan bahwa hanya faktor kalorilah yang membuat seseorang dapat menurunkan berat badannya dibanding harus menibukkan diri dengan golongan darah dan makanan yang dianjurkan.

Saran-saran

Karena pencetus metode ini belum dapat membuktikan secara ilmiah bahwa metodenya memiliki dasar ilmiah, maka hal terbaik sebelum kita melakukan metode ini adalah dengan mengunjungi dokter gizi dan mengkonsultasikan apakah kita bisa menjalankan program tersebut.

tags: ,