Diet Mediterania Dikaitkan Dengan Umur Panjang

diet mediterania dikaitkan dengan umur panjangHasil penelitian yang baru-baru ini ditemukan menunjukkan bahwa seorang perempuan yang menjalankan metode diet mediterania cenderung berumur lebih panjang dan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan dan masalah kognitif di usia tua mereka.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai fakta baru diet mediterania dikaitkan dengan umur panjang seseorang.

Seperti yang telah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya bahwa metode ini bertitik pada pola makan yang ada di kawasan Yunani dan Italia bagian selatan. Sedangkan pola makan sebagian besar orang yang berada di dua kawasan tersebut lebih bertumpu pada konsumsi kacang-kacangan, biji-bijian, sereal, minyak zaitun, unggas dan ikan laut.

Sebenarnya berbagai penelitian telah dilakukan sebelumnya, sebut saja hasil penelitian yang dipublikasikan oleh Medical News Today di awal 2013 ini. Di situ diterangkan bahwa manfaat diet ini bukan hanya untuk menurunkan berat badan, namun juga terbukti dalam meningkatkan daya ingat seseorang dan mencegah penyakit stroke.

Namun beberapa ilmuan asal Harvard School of Public Health dan Harvard Medical School menyatakan bahwa meskipun banyak klaim terkait manfaat suatu diet, namun kebenaran tentang dapat memanjangkan umur pelakunya masih perlu diteliti lebih lanjut.

Perlu diketahui bahwa hasil penelitian yang mengungkap bahwa metode diet ini dapat meningkatkan umur seseorang bermula dari sebuah penelitian panjang.

Penelitian tersebut memakan waktu hingga 15 tahun lamanya, diawali dari pertanyaan yang diajukan pada 10.670 lebih orang berusia 50 tahun ke atas tentang pola makan mereka.

Hasilnya cukup mengejutkan, 40% orang yang menjalankan pola makan warga Yunani dan Italia selatan rata-rata dapat bertahan hidup hingga usia 70 tahun.

Mereka juga rata-rata terhindar dari berbagai penyakit berbahaya yang umumnya menyerang kalangan orang tua seperti parkinson, kanker, diabetes dan ginjal.

Kesehatan mental mereka juga tetap terjaga dan yang lebih mengejutkan lagi adalah tidak ditemukan penurunan fungsi kognitif atau daya ingat mereka.

Temuan ini mendukung teori sebelumnya yang mengaitkan kesehatan seseorang berhubungan erat dengan gaya hidup dan pola makan yang dijalankan. Dari sini bisa kita pahami bahwa jika ingin tetap sehat lebih lama maka biasakanlah mengkonsumsi makanan sehat penuh vitamin dan nutrisi serta menjalankan gaya hidup sehat.

Meskipun begitu, tidak semua orang dapat menjalankan diet mediterania. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa sebagian diantara kita memiliki alergi terhadap makanan tertentu.

Mediterania termasuk salah satu diet yang memiliki aturan dan larangan dalam kaitannya dengan kelompok makanan. Hal ini dianggap sebagai salah satu kelemahan metode diet ini.

Untuk mengetahui kelemahan atau efek samping mediterania lainnya, silahkan buka halaman berikut [Baca: Efek samping dan semua hal yang berhubungan dengan diet mediterania].

Di halaman tersebut sudah dilengkapi dengan aturan, cara menjalankan serta makanan apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh pesertanya.

tags: