Cara Mudah Menjalankan Diet Renal

cara mudah menjalankan diet renalSeperti dijelaskan pada artikel sebelumnya bahwa metode yang bertujuan untuk menghambat dan mencegah bertambah parahnya penyakit ginjal ini mengharuskan kita untuk membatasi seluruh jenis makanan yang mengandung sodium, protein dan beberapa jenis mineral lainnya.

Jadi pada dasarnya kita lebih dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan ringan yang tidak membebani kinerja organ ginjal. Pertanyaannya adalah makanan seperti apa saja yang bisa dikonsumsi atau sesuai dengan aturan diet renal dan bagaimana cara menjalankannya?

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang bisa dikonsumsi dan cara mudah menjalankan diet renal seperti dikutip dari beberapa sumber terpercaya.

Prinsip dasar

Pada dasarnya kita diharuskan untuk membatasi asupan makanan yang mengandung fosfor, kalium, protein dan natrium. Semua jenis mineral dan protein tersebut dianggap dapat memberatkan kerja ginjal sehingga dapat memperparah penyakit.

Karena tidak diperkenankan atau diwajibkan untuk menghindari makanan yang mengandung mineral dan protein di atas maka alternatif lainnya adalah dengan beralih ke buah-buahan, sayuran segar dan biji-bijian.

Kesimpulannya adalah makanan dalam diet ini lebih banyak mencakup makanan berkarbohidrat, oleh sebab itu jika seseorang juga memiliki penyakit diabetes maka harus berkonsultasi dengan dokter gizi setempat sebelum mulai menerapkan program diet ini.

Makanan yang harus dihindari

Bagian ini sebenarnya telah dijelaskan secara detail di halaman berikut [Baca: Diet renal: Prinsip dasar dan peraturan-peraturannya], namun untuk mengingatkan kembali tidak ada salahnya kita ulas sedikit.

Hindari semua jenis makanan cepat saji, sayuran kaleng, sup, keju, garam dapur dan daging asap. Perhatikan dan batasi pula konsumsi jagung, coklat, kacang kering, kentang, ikan, telur dan produk susu.

Buah dan sayuran juga diketahui banyak mengandung kalium, oleh sebab itu pelajari jenis-jenis buah dan sayur yang mengandung mineral tersebut. Beberapa jenis buah yang diketahui memiliki kalium tinggi adalah kentang, jeruk, brokoli, ubi, tomat, jamur, melon dan labu.

Sedangkan makanan yang tidak mengandung kalium tinggi dan bisa kita konsumsi seperti nanas, semangka, bawang merah, apel, kacang hijau, anggur, paprika dan buah berry.

Untuk mengurangi asupan protein bisa dengan cara mengurangi konsumsi ikan, daing dan produk susu.

Makanan ringan atau cemilan

Seluruh jenis cemilan bisa kita konsumsi dengan syarat tidak mengandung makanan yang dilarang, lihat kembali penjelasan di atas untuk lebih jelasnya.

Pembatasan cairan

Karena cairan berlebih juga dianggap dapat membebani kinerja ginjal maka asupan cairan ini pun harus dibatasi. Namun Peggy Harum yang berasal dari lembaga American Association of Kidney Patients menuturkan bahwa pembatasan cairan belum perlu dilakukan kecuali pasien penyakit ginjal telah masuk pada stadium empat dan seterusnya.

tags: