Cara menurunkan berat badan dengan montignac

berat badan dan montignacDiet montignac adalah salah satu metode yang dikembangkan di Prancis dan dianggap sebagai metode diet pertama yang menitikberatkan pada index glikemik. Teknik ini sangat populer di tahun 1990an dan diklaim dapat menurunkan berat badan dalam waktu singkat.

Namun seperti teknik lainnya, kita tidak bisa sembarangan menjalankan salah satu program tertentu tanpa mendapat petunjuk atau rekomendasi dari dokter terlebih dahulu.

Setelah kita mendapat izin dari dokter maka hal pertama yang harus diketahui adalah prinsip dasarnya, untuk ini kami telah mengulasnya secara mendalam di halaman ini [Baca: Pengenalan dasar diet montignac].

Setelah memahami seluruh aturan dasar tersebut, pelajari juga tentang semua hal seluk-beluk yang harus diketahui, silahkan baca artikel berikut ini [Baca: Ini yang harus kita ketahui sebelum menjalankan montignac].

Jika semuanya telah kita pahami, sekarang saatnya mempelajari panduan penting tentang bagaimana mengatasi obesitas dengan teknik ini.

Berikut ini adalah cara menurunkan berat badan dengan montignac seperti dilansir dari sumber resmi dan beberapa pakar.

Waktu dan tahapan

Metode ini terdiri dari dua bagian yakni tahap penurunan berat badan dan tahap selanjutnya dinamakan tahap pemeliharaan. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tahap pertama berfariasi tergantung dari hasil pada setiap individu.

Jika target atau tujuan kita telah tercapai ini artinya kita telah sampai di penghujung fase pertama ini, kemudian dilanjutkan pada fase kedua yaitu pemeliharaan.

Untuk tahap pemeliharaan sendiri tidak berlangsung selamanya, tujuannya adalah menjaga berat badan ideal yang telah kita dapatkan tersebut.

Jenis makanan di fase pertama

Makanan yang harus dikonsumsi selama fase ini adalah seluruh jenis makanan yang index glikemiknya tidak lebih dari 35. Makanan tersebut umumnya berupa protein tanpa lemak dan beberapa jenis sayuran.

Selada, kembang kol, bayam, brokoli, ayam, kalkun, ikan dan paprika adalah beberapa contoh makanan yang diperkenankan dalam tahap atau fase pertama ini.

Untuk mengetahui jenis apa saja yang index glikemiknya tidak lebih dari 35 silahkan kunjungi ahli gizi setempat.

Makanan untuk fase kedua

Dalam fase ini kita diperbolehkan mengkonsumsi karbohidrat kembali dengan syarat tidak mengandung lemak terlalu tinggi, namun ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan seperti mengkonsumsi buah dengan makanan lainnya atau memakan karbohidrat dengan disertai makanan berlemak lainnya.

Keuntungan

Ada beberapa keuntungan yang dikalim oleh penemu metode ini bagi seseorang yang menjalankannya. Selain dapat mengatasi kegemukan, teknik ini juga diklaim dapat mencegah penyakit diabetes.

Tinjauan para ahli

Menurut sebuah jurnal kesehatan yang diterbitkan dalam bahasa Belanda berjudul Ned Tijdschr Geneeskd, metode ini tidak terbukti secara ilmiah dapat mengatasi masalah berat badan. Dari pada harus mengubah pola makan, lebih dianjurkan untuk mengurangi konsumsi lemak, kalori dan gula.

Dari keterangan di atas, semuanya terserah pada keputusan anda. Apakah hendak mencoba metode ini ataukah mengurungkan niat semula.

tags: