Cara menghilangkan bakteri penyebab jerawat

bakteri penyebab jerawatSetiap serangan jerawat pada orang memang tidak hanya karena satu penyebab, banyak faktor dan biasanya lebih dari satu. Contoh mudahnya adalah penyumbatan pori dan paparan sinar matahari, bakteri dan pola makan buruk.

Bahkan faktor lingkungan sekitar dan ketidakstabilan hormon pada manusia juga kerap dituding sebagai biangkeladi munculnya persoalan tersebut. Meskipun begitu, salah satu penyebab jerawat yang paling sering ditemukan adalah infeksi bakteri.

Bakteri yang dikenal dengan nama P. Acnes ini masuk melalui luka dan menuju ke kulit, lambat laun bakteri tersebut menginfeksi dan membuat jerawat semakin bertambah parah.

Oleh sebab itu satu-satunya cara untuk mengendalikan persoalan tersebut adalah dengan menyingkirkan bakteri dari kulit seefektif mungkin. Banyak cara yang bisa kita lakukan dan salah satunya akan kita bahas bersama.

Berikut adalah cara menghilangkan bakteri penyebab jerawat seperti dinyatakan oleh beberapa sumber terpercaya.

Langkah pertama

Cuci sampai bersih kedua tangan dan wajah kita menggunakan sabun pembersih yang lembut, untuk air yang digunakan lebih baik air hangat. Hindari sebisa mungkin menggunakan produk pembersih berbahan kimia karena hal ini justru akan mengiritasi kulit.

Setelah langkah ini selesai dilakukan, keringkan dengan handuk atau kain kita sendiri dan bukan milik orang lain atau yang sudah pernah digunakan orang.

Langkah kedua

Tahap ini adalah untuk memastikan kulit benar-benar telah kering dan bebas air, tidak ada lagi yang bisa kita lakukan selain menunggu selama beberapa menit.

Biasanya kulit akan benar-benar mengering setelah 10 atau 15 menit kemudian, ingat bahwa handuk yang kita gunakan setelah mandi tadi bukan untuk mengeringkan tapi hanya untuk mengusap dan menyerap sisa-sisa air.

Langkah ketiga

Ambil obat anti jerawat yang kita miliki, di sini kita hanya akan menggunakan anti jerawat yang mengandung benzoil peroksida. Jika krim yang kita miliki tidak mengandung senayawa tersebut maka sebaiknya tidak digunakan karena tidak akan efektif.

Namun jika kita memilikinya maka silahkan oleskan krim tersebut ke bagian wajah yang berjerawat, menurut beberapa ahli bahwa banyaknya krim yang digunakan tergantung dari konsumen, meski demikian mereka memberikan sedikit informasi bahwa penggunaan benzoil peroksidan yang terlalu sedikit kurang efektif dalam membasmi bakteri tersebut.

Langkah keempat

Tunggu selama 15 menit agar senyawa pada krim tersebut memiliki cukup waktu untuk membasmi bakteri secara tuntas, sambil menunggu tidak ada salahnya kita mempersiapkan hal yang diperlukan untuk langkah selanjutnya.

Langkah kelima

Bersihkan bekas krim anti jerawat tersebut dengan air dingin dan keringkan dengan handuk. Setelah menunggu beberapa saat dan kulit mengering, sekarang saatnya menerapkan krim pelembab pada kulit yang sebelumnya telah diolesi benzoil peroksida.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi efek samping benzoil peroksida yang biasanya akan membuat kulit kering.

tags: