Cara mengetahui apakah kerontokan normal atau tidak

kerontokan normalRumus dasar yang disepakati oleh ahli rambut adalah jika kerontokan hanya berkisar 100 helai ke bawah maka dianggap masih dalam tahap normal dan tidak perlu ditakuti.

Namun bila jumlah helaian rambut yang rontok setiap harinya melebihi angka tersebut maka hal tersebut dianggap sudah tidak normal, artinya ada gangguan yang harus segera ditemukan penyebab dan solusinya agar tidak mengarah pada kebotakan.

Namun kenyataannya tidak semudah itu menentukan atau mengetahui berapa helai kerontokan yang terjadi setiap harinya, kita akan sangat kesulitan jika harus menghitungnya satu demi satu.

Oleh sebab itu ada langkah dan tahapan mudah dalam mengenali apakah kerontokan yang kita alami masih dalam tahap wajar atau tidak.

Berikut adalah cara mengetahui apakah kerontokan normal atau sudah dalam tahap yang berbahaya.

1. Perhatikan setelah mandi

Cobalah untuk mengumpulkan rambut rontok setelah selesai mandi, hitung berapa jumlahnya dan lakukan selama tiga hari berturut-turut. Jika jumlah rambut yang jatuh setiap harinya mencapai 70 helai dan terus berlangsung selama tiga hari berturut-turut maka ada kemungkinan kita mengalami masalah serius.

Kerontokan seperti ini mungkin merupakan kondisi telogen effluvium, yaitu gangguan yang diakibatkan karena stress dan depresi akut.

2. Perhatikan helaiannya

Jika helaian yang jatuh merupakan rambut yang baru tumbuh maka ada kemungkinan terdapat masalah medis dibalik itu semua, kekurangan zat besi dan protein sering menjadi penyebab utama terjadinya hal seperti ini.

Selain itu masalah autoimun juga kerap mengakibatkan masalah tersebut, bila hal ini berlangsung selama beberapa hari maka segera kunjungi dokter terdekat untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

3. Terdapat pengelupasan kulit kepala

Bila kerontokan yang terjadi disertai dengan terkelupasnya kulit kepala maka ini merupakan kerontokan yang diakibatkan oleh masalah jamur seperti kurap dan lain sebagainya.

Gangguan ini biasanya terjadi pada seseorang berusia 30 tahun ke bawah, untuk mengetahui hal tersebut lebih mendalam lagi silahkan cek kondisi kesehatan kita pada dokter terkait.

Selain karena infeksi jamur, gangguan inipun bisa merupakan tanda adanya efek samping dari demam tinggi yang terjadi dalam rentang waktu tertentu, atau bisa pula menjadi efek samping dari penggunaan obat tertentu.

Namun demikian, kerontokan yang terjadi akibat point terkahir ini biasanya hanya terjadi sementara waktu saja dan akan kembali normal dalam beberapa minggu ke depan.

Jika waktu telah mencapai satu bulan penuh maka ini menunjukkan bahwa ada masalah serius yang harus segera ditangani dengan cepat.

Dengan memperhatikan ketiga hal di atas maka kita dapat dengan mudah mengetahui apakah kerontokan yang sedang kita hadapi merupakan hal serius atau tidak, namun akan lebih bijak lagi jika kita menanyakannya langsung pada pihak-pihak ahli agar informasi yang kita peroleh lebih akurat dan bisa dijadikan pegangan.

tags: