Cara mengatasi jerawat di hidung

jerawat di hidungJerawat bisa muncul di mana saja, penyumbatan pori dituding sebagai penyebab utamanya. Jika dipakasa untuk memilih kita tentu lebih menyukai muncul di bagian lain seperti pipi dan leher.

Sayangnya ini tidak seperti yang kita pikirkan, semua bisa hadir dimana saja tergantung dari bakteri yang menginfeksinya, meski demikian ada cara mudah untuk mengatasi persoalan tersebut.

Cara ini dianggap mudah karena hanya membutuhkan beberapa menit saja, dan tentunya sudah banyak dibuktikan oleh banyak orang keampuhannya, tapi perlu diketahui bahwa tehnik apapun membutuhkan kesabaran dan keuletan.

Jika semua langkah sudah kita lakukan maka hal terakhir yang bisa kita perbuat adalah menghindari semua faktor yang dapat memperparah masalah tersebut dan mencatat tingkat keberhasilannya.

Setiap orang membutuhkan waktu berbeda-beda dalam proses penyembuhan ini, selain sangat bergantung pada tingkat keparahan jerawat tersebut, ini pun berkaitan erat dengan keuletan orang tersebut.

Berikut ini adalah cara mengatasi jerawat di hidung seperti kami kutip dari sebuah jurnal kecantikan kulit.

1. Mencuci hidung

Basuh bagian hidung setiap hari dengan produk pembersih, maksimal yang diperbolehkan adalah dua kali sehari. Perlu diketahui bahwa hampir seluruh produk perawatan kulit mengandung zat yang dapat mengeringkan kulit jika digunakan terlalu sering.

Oleh sebab itu penggunaan produk tersebut harus dibatasi, artinya kita hanya dianjurkan untuk menggunakan produk pembersih tersebut maksimal dua kali.

Untuk mencuci bagian tersebut hanya dengan air saja tidak ada batasan, silahkan lakukan sesuai dengan keinginan masing-masing, namun harus tetap diingat bahwa hal baik apapun akan berdampak buruk jika dilakukan secara berlebihan atau melewati batas.

Meskipun langkah ini terdengar sepele namun terbukti ampuh dalam mencegah dan mengatasi masalah jerawat yang muncul di bagian hidung.

2. Gunakan pembersih yang mengandung benzoil peroksida

Langkah ini sebenarnya masih berkaitan dengan langkah pertama di atas, dalam membersihkan wajah kita dianjurkan untuk menggunakan produk pembersih yang memiliki kandungan benzoil peroksida.

Benzoil peroksida sendiri merupakan senyawa yang dapat menyingkirkan bakteri dan kuman penyebab jerawat, karena senyawa ini bersifat keras maka penggunaan hanya dilakukan sebanyak dua kali saja, lebih dari itu maka kulit akan kering dan mengelupas.

3. Gunakan pelembab non-comedogenic

Pelembab biasa dapat menyumbat pori-pori dan menutupi permukaan kulit sehingga aliran udara tidak dapat atau kurang leluasa masuk pada kulit. Untuk mencegah hal ini gunakan produk pelembab non-comedogenic.

Produk ini dirancang agar tidak mengganggu sirkulasi udara dan mencegah terjadinya penyumbatan pada lubarng pori-pori kita, selain itu pastikan juga pelembab tersebut berbasis cair dan bukan minyak.

4. Gunakan produk bebas minyak

Jika ingin menggunakan makeup atau lipstik sekalipun, usahakan untuk menghindari produk berbasis minyak. Hal ini bertujuan untuk mengurangi efek buruk dari minyak berlebih yang juga dapat mengganggu kesehatan kulit.

5. Hindari menyentuh hidung

Dengan mengurangi intensitas dalam menyentuh hidung berarti kita mengurangi resiko berpindahnya bakteri serta kuman dari tangan ke bagian tersebut.

tags: