Cara memilih produk perawatan kulit

cara memilih produk perawatan kulitSetiap orang memiliki jenis kulit berbeda dengan lainnya, hal ini tentu saja berimbas langsung pada produk perawatan apa yang seharusnya digunakan dan produk seperti apa yang sebaiknya dihindari.

Suatu produk mungkin akan bekerja pada satu orang namun justru menimbulkan bahaya iritasi dan peradangan bila digunakan oleh orang lain. Untuk itu, sebagai konsumen atau pengguna kita wajib mengetahui dan pandai dalam memilih produk yang tepat untuk kulit kita.

Berikut adalah beberapa tips dan cara memilih produk perawatan kulit seperti dilansir oleh beberapa pakar kecantikan.

1. Tahu bahan apa yang harus dihindari

Selain menggunakan ekstrak buah dan sayur, produsen biasanya menambahkan beberapa bahan kimia dalam pembuatan produk mereka. Bahan kimia tersebut bisa berupa pengawet, pewarna dan lain sebagainya.

Bila porsi senyawa kimia tersebut dianggap masih dalam ambang batas wajar dan tidak membahayakan konsumennya maka BPOM atau badan pengawas akan meloloskan produk tersebut dan diperkenankan untuk dijual bebas.

Namun kita tahu tidak semua produsen mau mendaftarkan produknya pada BPOM sehingga produk ini dianggap ilegal. Produk seperti ini biasanya mengandung bahan kimia berbahaya dan dapat memicu kerusakan pada kulit konsumennya.

Oleh sebab itu kita sebagai konsumen wajib berhati-hati dalam memilih suatu produk baik yang telah lulus uji BPOM apalagi yang tidak terdaftar di BPOM.

Bahan yang dianggap berpotensi menimbulkan kerusakan diantara seperti bahan pengawet, bahan pewarna dan pengharum yang umumnya dipakai oleh kebanyakan produk.

Semua bahan tersebut berpotensi menimbulkan iritasi dan peradangan, oleh sebab itu pilihlah produk yang tidak mengandung ketiga bahan tambahan di atas.

Selain itu, bila anda memiliki kulit sensitif maka hindari beberapa senyawa yang pernah kami terangkan di halaman ini [Baca: Senyawa berbahaya untuk kulit sensitif].

2. Perbandingan air dan minyak

Selain harus mengetahui dan menghindari produk yang mengandung bahan kimia berbahaya, kita juga harus menghitung prosentase air dan minyak dalam suatu produk.

Untuk krim wajah, sudah seharusnya kita memilih produk yang memiliki kandungan minyak lebih tinggi dibanding air. Point ini hanya berlaku jika kulit yang kita miliki bersifat kering.Hal ini diperlukan untuk menghindario terjadinya dehidrasi pada kulit yang dapat menyebabkan kulit pecah-pecah dan mengelupas.

3. Kandungan asam hidroksi

Point ini harus diperhatikan khusus bagi anda yang memiliki kulit berminyak. Asam hidroksi seperti asam salisilat sangat baik digunakan untuk jenis kulit berminyak agar terhindar dari gangguan jerawat.

Sedangkan produk untuk jenis kulit seperti ini lebih sering dinamakan lotiaon karena kandungan minyaknya yang jauh lebih rendah dibanding kandungan air.

Point ini sebenarnya kebalikan dari point nomor dua di atas, hal ini sangat berkaitan dengan tipe kulit konsumen.Dari ketiganya, kita sekarang tahu bahwa berbahaya atau tidak suatu produk ditentukan oleh jenis kulit yang kita miliki. Oleh karenanya wajib mengetahui jenis seperti apa yang kita miliki dan bahan apa saja yang aman digunakan.

tags: