Cara Membentuk Badan Dengan Diet Palumbo

cara membentuk badan dengan diet palumboBagi beberapa orang, memiliki badan kekar berotot adalah impian sejak lama. Sedangkan teknik yang paling populer adalah memperbanyak konsumsi telur dan daging. Hal tersebut tidak sepenuhnya benar karena ada banyak hal yang perlu diketahui agar langkah yang ditempuh tidak sia-sia.

Pengetahuan tersebut meliputi sistem metabolisme dan reaksi tubuh terhadap makanan. Kedua hal ini berperan penting terhadap keberhasilan seseorang dalam membentuk badannya.

Karena makanan memiliki peranan penting, maka mengatur menu makan setiap hari wajib dilakukan bila ingin impian tersebut terwujud. Pengaturan pola makan biasa juga disebut dengan diet. Secara garis besar, diet memang diperuntukkan bagi orang yang ingin menurunkan atau hanya sekedar menjaga berat badannya tetap ideal.

Namun faktanya tidak semua diet ditujukan untuk masalah berat badan semata. Diet ketogenik misalnya, metode ini justru hanya diperuntukkan untuk pasien epilepsi. Namun dengan sedikit modifikasi, metode ini bisa digunakan untuk pembentukan badan. Hasil modifikasi tersebut dinamakan dengan diet palumbo keto.

Metode inilah yang akan kita bahas di kesempatan kali ini. Berikut adalah cara membentuk badan dengan diet palumbo seperti dikutip dari beberapa ahli.

Tahap pertama

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah membatasi asupan karbohidrat semaksimal mungkin, makanan yang mengandung karbohidrat diantaranya roti, kentang, pasta, nasi dan beberapa jenis buah. Selain itu batasi pula konsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak gula seperti minuman bersoda.

Sedangkan makanan yang dianjurkan diantaranya daging, sayuran, keju, kacang-kacangan dan ikan. Hal ini dilakukan agar kalori yang masuk dapat dibatasi dan berat badan dapat tetap terjaga.

Tahap kedua

Apa saja fungsi dan manfaat dari menjalankan metode pertama tadi? Dr. Mauro Di Pasquale, seorang ahli binaragawan menyatakan bahwa ketika seseorang membatasi asupan karbohidrat maka dengan sendirinya pembakaran lemak hanya membutuhkan waktu singkat.

Karena karbohidrat tidak ditemukan maka tubuh secara otomatis menggunakan lemak sebagai cadangan energi. Tahap ini disebut juga dengan fase ketosis dimana lemak akan dipecah menjadi keton.

Proses ini mengakibatkan proses pembakaran lemak terjadi sangat cepat, pecahan lemak yang telah berubah menjadi keton tersebut digunakan menjadi sumber energi.

Bila keton tidak digunakan maka akan dikeluarkan melalui urine, karena pada dasarnya tubuh tidak akan menyimpan pecahan lemak tersebut atau diubah menjadi lemak kembali.

Tahap ketiga

Setelah memasuki fase kedua, peserta diharuskan mengkonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi. protein ini kita dapatkan dari daging dan ikan.

Ketiga langkah di atas dapat mempermudah seseorang membentuk tubuhnya sedemikian rupa sesuai dengan keingingan masing-masing. Namun perlu diperhatikan pula bahwa metode ini membutuhkan olahraga dan latihan teratur.

Efek samping

Metode ini tidak luput dari perhatian para kritikus, beberapa ahli menyatakan bahwa efek samping yang mungkin ditemukan saat seseorang menjalankan program ini adalah rasa pusing, mual, muntah dan perubahan suasana hati yang cepat.

Oleh karenanya Mayo Clinic tidak menganjurkan orang untuk melakukan diet palumbo tanpa ada pengawasan langsung dari dokter ahli.

tags: