Apakah Pengelupasan Kulit Perlu Dilakukan Setiap Hari?

Pengelupasan KulitKetika usia seorang wanita menginjak 30 tahunan, maka kontur dan tekstur kulit akan mulai berubah. Produksi minyak juga cenderung menurun sehingga berdampak langsung pada kulit.

Dampak yang paling sering dialami oleh penurunan produksi sebum di atas adalah kulit kering, bila ini terjadi dalam waktu lama maka sedikit demi sedikit kerutan akan mulai terlihat. Kerutan yang terlihat di usia 30 tahun sebenarnya bukanlah hal wajar, kondisi ini sering dinamakan dengan gejala penuaan dini.

Untuk mengatasinya tentu harus dilakukan perawatan kulit yang sesuai dengan usia, jenis kulit dan tingkat sensitifitasnya. Salah dalam memilih metode perawatan akan menyebabkan kerusakan parah bagi kulit itu sendiri.

Salah satu metode perawatan kulit yang bisa diadopsi oleh seluruh jenis kulit adalah pengangkatan atau pengelupasan kulit, metode ini bertujuan untuk mengurangi tanda penuaan yang mulai terlihat.

Pertanyaannya sekarang adalah, seberapa sering kita harus melakukan pengelupasan kulit? Apakah harus dilakukan tiap bulan, minggu atau justru harus setiap hari?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, silahkan baca beberapa penjelasan singkat berikut ini. Berikut adalah informasi lengkap mengenai pengelupasan kulit dan seberapa sering harus dilakukan agar dapat menghilangkan tanda penuaan dini.

Manfaat

Seperti dijelaskan di atas bahwa ketika usia seorang wanita menginjak 30 tahun, maka tingkat elastisitas atau kelenturan kulit berkurang. Selain itu kulit akan cenderung kering dan sedikit kasar, hal ini disebabkan karena terjadi penebalan pada permukaan kulit. Akibatnya adalah muncul kerutan dan garis halus di beberapa area wajah.

Pengelupasan kulit adalah metode paling ampuh dalam mengembalikan kelenturan kulit dan menjadikannya tetap halus dan lembut, masalahnya adalah jika metode ini dilakukan secara berlebihan maka dapat meningkatkan sensitifitas kulit.

Kenapa metode ini dianggap sebagai metode paling ampuh? Karena kulit terdiri dari lapisan sel-sel, jika sel kulit ini mati maka tidak serta merta hilang atau terkelupas dengan sendirinya. Akibatnya terjadi penumpukan sel kulit mati yang membuat kulit terlihat lebih kusam.

Dengan melakukan pengelupasan kulit maka sel mati tersebut dapat terangkat dan menjadikan kulit terlihat lebih bercahaya dan kencang.

Seberapa sering?

Seperti dijelaskan di atas bahwa pengelupasan yang dilakukan terlalu sering dapat meningkatkan sensitifitas kulit, maka para ahli berpendapat pengangkatan sebaiknya hanya dilakukan maksimal dua kali seminggu. Selain itu media yang digunakan pun harus benar-benar aman, jangan sampai metode yang digunakan justru meninggalkan kerusakan karena salah dalam memilih produk.

Cara dan bahan paling aman yang bisa kita gunakan untuk mengangkat sel kulit mati telah kami jelaskan dalam beberapa halaman lain, salah satunya bisa anda baca di sini [Baca: Angkat sel kulit mati dengan deep cleanser alami].

Saran dan anjuran

Proses pengangkatan kulit cenderung membuat kulit menjadi lebih kering, oleh sebab itu pastikan untuk selalu mengoleskan pelembab baik sebelum atau setelah proses itu dilakukan.

tags: