Apakah diet plate benar-benar berfungsi?

diet plate benar-benar berfungsiBanyak suplemen atau metode diet yang mengklaim bahwa metode atau produknya dapat menurunkan berat badan seseorang dalam waktu singkat dan cara yang sangat mudah.

Sayangnya tidak sedikit pula klaim yang tidak disertai dengan bukti nyata dan sama sekali belum teruji oleh para ahli. Pertanyaannya kali ini adalah apakah diet plate benar-benar dapat menurunkan berat badan dan apakah telah diuji keefektifannya oleh pesertanya?

Berikut adalah beberapa teori yang dapat menjelaskan tentang apakah diet plate benar-benar berfungsi atau tidak.

Piring kecil

Ingat bahwa metode ini sangat terkait dengan ukuran piring yang akan kita gunakan, kita boleh menggunakan piring seperti biasa, namun menurut Brian Wansink seorang penulis buku berjudul Mindless Eating, ukuran piring pada umumnya berkisar antara 12 inci.

Sebenarnya kita bisa menggunakan piring tersebut, namun akan lebih efektif lagi bila piring yang digunakan berdiameter 9 inci saja. Selain porsi makan yang dapat ditekan, sistem pencernaan juga tidak akan terbebani oleh makanan yang harus dicerna.

Dengan memakan makanan dalam porsi kecil, kita mengurangi timbunan lemak. Terlebih teknik ini menganut sistem makanan kaya gizi dan dibagi menjadi beberapa bagian. Silahkan lihat di sini untuk penjelasan lengkap mengenai makanan dan sistem pembagian tersebut [Baca: Tentang metode diet plate].

Berat badan

Seluruh teknik diet menekankan pada asupan kalori harian, hal ini berfokus pada pola dan porsi makan kita. Begitu pula dengan plate, menganjurkan kita untuk membagi piring dengan jenis makanan berbeda-beda dan ukuran yang berbeda pula.

Dengan mengurangi porsi makan maka secara langsung dapat mengurangi asupan kalori kita, kenapa kalori erat kaitannya dengan penurunan berat badan?

Karena berdasarkan hasil penelitian para ahli, dengan mengurangi 3.500 kalori maka kita akan kehilangan berat sebanyak 1 pon. Angka ini tidak selurhnya sama, semua kembali ke metabolisme masing-masing individu.

Mengisi piring denan sayuran tidak bertepung

Sayuran tidak bertepung pada umumnya rendah kalori, berbeda halnya jika piring tersebut berisi pasta, nasi dan makanan berlemak lainnya. Makanan ini cenderung berkalori tinggi sehinga kemungkinan besar diet yang sedang kita jalankan akan mengalami kegagalan.

Untuk memudahkan bagaimana cara kita mengisi piring tersebut, silahkan ikuti panduannya di sini [Baca: Cara menurunkan berat badan dengan diet plate].

Lemak, protein dan tepung

Untuk mempercepat penurunan berat badan tersebut, lengkapi dengan protein, lemak sehat dan karbohidrat yang berasal dari nasi atau gandum. Gunakan minyak zaitu saat memasak makanan berlemak agar dapat mengurangi efek dari lemak jenuh yang mungkin dikandung makanan tersebut.

Untuk protein kita bisa menggunakan berbagai macam ikan seperti salmon dan cod, sedangkan karbohidrat bisa diperoleh dari nasi maupun roti.

tags: