Apa sajakah bahaya diet vegan?

bahaya diet veganSeperti halnya metode diet lain yang memiliki keuntungan dan efek samping, pada diet vegan juga sering ditemukan beberapa efek samping yang akan kita bahas bersama.

Perlu diperhatikan bahwa efek ini diakibatkan karena kesalahan dalam memilih makanan yang dikonsumsi setiap harinya, jadi jika pemilihan makanan dilakukan dengan benar maka kecil kemungkinannya kita terkena efek tersebut.

Efek buruk atau bahaya yang dimaksud di sini adalah kekurangan gizi dan nutrisi, seperti kita tahu jika tubuh tidak mendapatkan asupan gizi yang tepat maka bukan hanya mempengaruhi kesehatan organ dalam, namun juga berpengaruh langsung pada kesehatan kulit dan rambut.

Kekurangan gizi lebih disebabkan karena pelaku tidak diperkenankan mengkonsumsi hewan ternak atau yang keluar darinya seperti madu, produk susu dan lain sebagainya.

Karena tidak diperbolehkan mengkonsumsi makanan tersebut, maka kita tidak mendapatkan nutrisi dan gizi penting yang ada dalam daging, madu maupun produk susu.

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang pengganti makanan di atas agar nutrisi yang tidak kita dapatkan dari hewan dan produknya tetap bisa kita peroleh dari sumber lain [Baca: Makanan yang dianjurkan dalam diet vegan].

Jika makanan yang dianjurkan tersebut kita lewatkan, maka besar kemungkinan bahaya yang ditimbulkannya akan menimpa kita.

Berikut adalah beberapa bahaya diet vegan jika tidak dilakukan dengan benar dan mengikuti semua aturan yang ditetapkan.

1. Kekurangan protein

Pritein sangat dibutuhkan tubuh untuk mendukung sistem metabolismenya, masalahnya sekarang adalah tidak semua makanan mengandung protein.

Bahkan tercatat hanya beberapa diantaranya saja, oleh karena itu kita tidak memiliki pilihan lain selain harus mengkonsumsi beberapa jenis makanan setiap harinya demi memberikan asupan protein yang dibutuhkan.

Beberapa sumber protein nabati diantaranya kacang-kacangan, beras, tempe, tahu, susu kedelai dan biji-bijian. Jadi jika tidak ingin kekurangan protein yang dapat menghambat proses penurunan berat badan, maka biasakan untuk mengkonsumsi makanan di atas.

2. Kekurangan omega3

Omega3 pada umumnya didapat dari ikan salmon, tuna dan makanan laut lainnya. Seperti kita ketahui bahwa makanan seperti ini tidak boleh dikonsumsi saat menjalankan diet vegan.

Kekurangan omega3 dapat menurunkan kinerja otak, melemahkan fungsi penglihatan, peradangan pada organ dalam, kerusakan pada sistem saraf bahkan kelainan pada jantung.

Karena hanya sedikit sayuran dan buah-buahan yang mengandung omega3, maka kita harus mau mengkonsumsi minyak kedelai, kenari atau biji labu setiap harinya.

Ketiganya mengandung omega3 yang bisa menutupi kekurangan kita, meskipun tentu saja kandungan pada ketiganya tidak bisa disejajarkan dengan apa yang ada dalam ikan atau makanan laut.

3. Kekurangan vitamin B12

Masalah ini bahkan dialami oleh hampir seluruh pelaku program diet ini, hal ini disebabkan karena vitamin ini hanya ditemukan pada tempe dan ragi. Selebihnya tidak ada buah dan sayur yang memiliki vitamin B12.

Vitamin ini bahkan diketahui hanya terdapat pada ikan, daging, produk susu dan madu yang semuanya tidak boleh dimakan dalam metode diet ini.

Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan gangguan seperti anemia dan demensia, salah satu gangguan pada otak yang menyebabkan penderitanya kehilangan ingatan sementara bahkan permanen.

tags: