7 penyebab penipisan rambut pada wanita

penyebab penipisan rambutJika ditelisik lebih dalam, sebenarnya penyebab rambut tipis yang terjadi pada perempuan maupun pria tidak terlalu berbeda. Namun karena wanita lebih sering mengalami masalah ini maka para ahli melakukan penelitian tersendiri untuk penipisan pada kaum hawa.

Tercatat ada sekitar 40% wanita di dunia ini berhadapan dengan masalah kerontokan, dan hampir setengahnya dipicu oleh masalah ketidakstabilan hormon dan gangguan stress.

Kedua hal di atas menjadi ancaman serius bagi remaja putri dan wanita lebih tua. Jika pemicunya tidak dikenali dengan baik maka hampir dapat dipastikan metode pengobatan yang dilakukan akan meleset dari sasaran.

Untuk itulah pada kesempatan kali ini kita akan bersama-sama mengulas tentang faktor apa saja yang mungkin melatarbelakangi munculnya persoalan tersebut.

Berikut adalah 7 penyebab penipisan rambut yang biasa terjadi pada wanita seperti dikutip dari beberapa jurnal kesehatan online.

1. Androgenetic alopecia

Ini adalah pola kebotakan pada perempuan, pola yang ditunjukkan hampir sama dengan apa yang terjadi pada pria, silahkan lihat di sini untuk detail selengkapnya [Baca: 4 tanda penipisan rambut].

Kerontokan berpola tersebut dikarenakan adanya hormon yang menyerang folikel sehingga menyebabkan siklus pertumbuhan lebih pendek dari biasanya.

Jika ini dibiarkan maka rambut yang dihasilkan akan lebih rapuh dan mengalami penipisan sampai saatnya berhenti untuk tumbuh kembali, inilah awal mula terjadinya kebotakan pada kaum wanita.

2. Telogen effluvium

Seperti dinyatakan oleh lembaga The American Hair Loss Association, kerontokan yang terjadi mungkin juga disebabkan oleh telogen effluvium.

Keadaan ini ditandai dengan berhentinya proses pertumbuhan sehingga rambut yang mengalami kerontokan tidak mendapatkan pergantian, saat ini terjadi pada kaum hawa maka mereka akan mengalami kehilangan dalam jumlah besar.

Hal ini biasanya dipicu oleh stress berkepanjangan, kekurangan gizi, pasca melahirkan atau efek samping pembedahan.

3. Alopecia areata

Merupakan kondisi dimana wanita mengalami kerontokan dalam kurun waktu tertentu dan pertumbuhan akan kembali normal seperti sediakala. Meskipun semnetara kita tetap wajib mewaspadai gangguan ini.

Beberapa hal ditengarai menjadi pemicu utama alopecia areata adalah faktor keturunan, iritasi, alergi dan inveksi virus. Kondisi ini lebih sering menimpa wanita dibanding pria.

4. Traction Alopecia

Ini merupakan salah satu kondisi yang menjadi penyebab terjadinya penipisan dan kerontokan pada wanita, kondisi ini sebenarnya dapat dicegah dengan menghentikan tatanan rambut yang memberikan tekanan pada folikel.

Mengikat rambut dengan kuat adalah salah satu contoh tatanan yang tidak dianjurkan oleh para ahli karena dapat menyebabkan kerontokan.

5. Cicatricial Alopecia

Suatu kondisi dimana terjadi peradangan pada folikel karena disebabkan oleh adanya luka atau iritasi, jika sudah seperti ini keadaannya maka kerontokan yang ditimbulkan biasanya bersifat permanen.

6. Anagen Effluvium

Yaitu kerontokan yang terjadi akibat efek samping dari penggunaan obat kemoterapi, biasanya digunakan dalam pengobatan penyakit kanker. Kerontokan terjadi di masa pertumbuhan sehingga proses regenerasi rambut akan terganggu dan mungkin berhenti.

Agar gangguan tersebut tidak mengarah pada kerontokan permanen, ikuti beberapa langkah yang pernah kita ulas bersama di halaman ini [Baca: Cara mengatasi penipisan rambut].

tags: ,