6 jenis makanan berbahaya bagi kulit

berbahaya bagi kulitJika pada kesempatan sebelumnya kita telah mengulas secara mendalam tentang jenis makanan apa saja yang diketahui dapat menghaluskan kulit [Baca: 4 makanan penghalus kulit], maka sekarang kebalikannya.

Kita akan membahas bersama-sama makanan yang justru dapat berakibat buruk jika dikonsumsi secara berlebih, sekali lagi perlu digarisbawahi bahwa efek samping yang akan didapat hanya bisa terjadi saat dikonsumsi secara tidak wajar atau berlebihan.

Berikut adalah 6 jenis makanan berbahaya bagi kulit jika dikonsumsi secara berlebih seperti yang dirangkum dari beberapa pakar kecantikan kulit dunia.

1. Sintesis

Dikenal dengan makanan non organik, termasuk ke dalam kelompok yang dapat menimbulkan efek samping karena biasanya masih terdapat lilin, fungisida, herbisidan dan peptisida di dalamnya.

Semua senyawa yang biasa ditemukan pada penyubur tanaman tersebut diketahui dapat memicu hadirnya gangguan penyakit pada manusia termasuk masalah pada kulit.

Solusi yang bisa kita ambil adalah dengan mengkonsumsi sayur dan buah yang pertumbuhannya tidak disertai dengan penyemprotan, jika ini sulit maka langkah terakhir yang bisa kita coba adalah dengan mengkonsumsinya secara wajar.

2. Mengandung lemak jenuh

Lemak jenuh bisa kita temukan pada produk olahan dan yang dimasak dengan cara digoreng, lemak jenuh bukan saja dapat berbahaya pada kulit namun juga menjadi pemicu utama masalah jantung, obesitas dan lain sebagainya.

Selain pada gorengan, makanan cepat saji juga tercatat mengandung lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Oleh sebab itu hindari sebisa mungkin mengkonsumsi gorengan atau cepat saji agar kesehatan tubuh tetap terjaga dengan baik.

3. Berkafein

Senyawa ini sebenarnya memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan, hal itu bisa terjadi jika dikonsumsi dalam jumlah tepat. Namun jika dilakukan secara berlebihan maka dapat memicu berbagai gangguan.

Tercatat beberapa jenis gangguan yang kerap muncul akibat konsumsi minuman berkafein meliputi gangguan pada dinding perut, susah tidur dan lain sebagainya.

4. Daging ternak

Ternak yang dipelihara dengan menggunakan obat seperti steroid dengan tujuan mempercepat proses pertumbuhan hewan tersebut kurang begitu baik untuk dikonsumsi.

Untuk mengatasinya kita bisa membeli hewan ternak langsung dari para peternak yang tidak menggunakan obat tersebut pada hewan peliharaan mereka.

Jika ini tidak dilakukan maka senyawa yang ada dalam ternak tersebut dapat diserap oleh tubuh kita sehinga menyebabkan berbagai masalah seperti iritasi pada kulit dan peradangan.

5. Mengandung pemanis atau pewarna buatan

Apapun itu jika tidak bersumber dari alam maka kurang baik untuk kesehatan kita, pemanis dan pewarna buatan yang biasa digunakan dalam pembuatan produk cemilan contohnya.

Sama dengan hewan ternak di atas, cemilan atau produk berpengawet juga dapat menimbulkan iritasi serta peradangan pada kulit.

6. Tidak memiliki nilai gizi

Kita pasti sering mendapati makanan seperti ini dijual bebas di pasaran, hindari mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung gizi atau vitamin karena kita tidak mendapatkan manfaat apa-apa darinya.

tags: