4 zat berbahaya bagi kulit sensitif

berbahaya bagi kulit sensitifMerawat kulit memang sesuatu yang tidak lagi bisa ditawar, namun karena minimnya informasi dan pengetahuan yang dimiliki membuat kita sering salah dalam menjatuhkan pilihan pada produk tertentu.

Terlebih jika kulit kita bersifat sensitif, ini semakin menyulitkan karena senyawa atau zat yang bisa digunakan pada kulit lain justru mungkin berbahaya untuk kita.

Yang ditekankan di sini bukan produk tertentu melainkan beberapa senyawa yang dianggap dapat merusak kulit sensitif, perlu digarisbawahi bahwa senyawa ini mungkin bisa digunakan untuk jenis lainnya.

Apa sajakah senyawa tersebut? Berikut ini merupakan 4 zat berbahaya bagi kulit sensitif yang patut dihindari agar terbebas dari segala kemungkinan buruk yang dapat terjadi.

1. Parabens

Banyak produsen yang memanfaatkan zat pengawet ini, mereka tentu berharap agar produk yang dihasilkan dapat bertahan lebih lama dibanding lainnya.

Saat produk tersebut awet maka besar kemungkinan produk tersebut terjual habis, selain karena harga parabens yang murah, zat inipun mudah didapat sehingga hampir semua kosmetik dan makeup yang beredar bebas menggunakan zat tersebut sebagai bahan pengawetnya.

Untuk jenis lain hal tersebut mungkin tidak berbahaya, namun khusus untuk kulit sensitif biasanya akan memicu alergi, iritasi dan bahkan peradangan.

Efek samping biasanya ditandai dengan rasa panas dan gatal-gatal pada daerah yang terkena paraben.

2. Sodium sulfat

Zat ini memang ampuh dalam membersihkan kotoran dan mengangkat noda, oleh sebab itu kita akan mudah menemukan senyawa ini dalam deterjen, minyak pelumas, pembersih lantai.

Syanganya banyak juga shampoo dan pembersih wajah yang menjadikan sodium sulfat sebagai bahan dasar dalam pembuatannya, untuk kulit dengan tingkat sensitifitas tinggi dapat menimbulkan berbagai macam gangguan.

Gangguan tersebut meliputi kering, bersisik dan menimbulkan munculnya garis halus di sekitar mulut dan dahi. Tanda penuaan dini yang muncul pada sebagian remaja juga ditengarai karena penggunaan kosmetik bersodium sulfat.

3. Glikol propilen

Pernahkah kita bertanya-tanya kenapa pasta gigi tidak pernah kering atau mencair? Ini disebabkan karena adanya zat glikol propilen, zat ini bukan hanya ada pada pasta gigi, namun juga terdapat pada sebagian produk shampoo, deodoran, lotion dan lain sebagainya.

Efek yang akan dirasakan oleh kulit sensitif saat terkena zat ini meliputi gatal-gatal, peradangan dan iritasi.

4. Formaldyhyde

Salah satu senyawa yang biasa dimanfaatkan untuk merekatkan sesuatu, zat ini memang memiliki daya rekat yang kuat sehingga hampir semua produsen lem menggunakannya.

Meskipun pada tipe lain tidak terlalu berbahaya dan jarang memicu gangguan tertentu, namun untuk kulit sensitif zat ini dapat menyebabkan munculnya masalah.

Masalah atau gangguan yang sering ditimbulkannya berupa iritasi, eksim dan gangguan pernafasan.

Sekali lagi perlu diperhatikan bahwa, meskipun pada kulit tertentu tidak ditemukan efek samping bukan berarti bahan-bahan di atas aman digunakan.

tags: